Metropolis

Tak Hanya di Desa Moutong, Sampah Juga Berserakan di Area Persawahan Olohuta Utara

×

Tak Hanya di Desa Moutong, Sampah Juga Berserakan di Area Persawahan Olohuta Utara

Share this article
Tak Hanya di Desa Moutong, Sampah Juga Berserakan di Area Persawahan Olohuta Utara
Kondisi Sampah berserakan di Jalan Sawah Besar, Desa Olohuta Utara, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Sintia Kadir/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tumpukan sampah di Kabupaten Bone Bolango, khususnya di wilayah Kabila, tak hanya di Desa Moutong.

Berita Terkait:  Nelson Pomalingo Resmi Laporkan Ifana ke Polda Gorontalo

Namun, sampah juga terlihat berserakan di beberapa titik Jalan Sawah Besar, Desa Olohuta Utara. Kondisi ini, sangat meresahkan warga dan pengguna jalan.

Area persawahan yang sepi dan jauh dari permukiman warga ini ironisnya malah menjadi lokasi favorit pembuangan sampah ilegal oleh oknum masyarakat.

Berita Terkait:  Dugaan Pungli dan Calo Nomor Antrian, Begini Penjelasan Pihak SPBU Ulapato

Menurut keterangan warga sekitar, meskipun sesekali ada petugas kebersihan yang membersihkan, namun jadwal mereka yang tidak rutin menyebabkan sampah terus menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

“Mungkin karena tempat ini cukup jauh dari pemukiman, maka mereka berani membuang sampah di sini karena tak ada yang melihat,” ujar Nono, seorang pengendara bentor, Kamis (22/5/2025).

Berita Terkait:  Oknum Polisi Diduga Aniaya Anak 17 Tahun dengan Senjata Api, Kapolda: Terbukti, Akan Ditindak Tegas

Para pembuang sampah ilegal ini, lanjut Nono, biasanya beraksi pada pagi dan malam hari, saat kondisi jalan masih sepi dari aktivitas.

Upaya peringatan melalui petugas maupun pemasangan papan larangan pun tak membuahkan hasil, sampah tetap saja dibuang di sana.

Berita Terkait:  Sidang Perdana Kasus PETI Saripi Digelar, 10 Terdakwa Akui Dakwaan Jaksa

Kondisi ini menjadi cerminan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan masih minim.

Sampah yang berserakan di pinggir jalan ini tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga membahayakan pengguna jalan dan mencemari lingkungan sekitar. (Mg-07)

Berita Terkait:  Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Kota Gorontalo