Metropolis

Tak Mau Anaknya Dirawat Mantan Suami, IRT di Bonbol Nekat Gantung Diri

×

Tak Mau Anaknya Dirawat Mantan Suami, IRT di Bonbol Nekat Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
IRT
Ilustrasi, STOP Bunuh Diri. (Ist)
Informasi dalam artikel ini jangan jadikan inspirasi untuk melakukan hal yang serupa.
Jika anda mengalami gejala depresi, mengakhiri hidup bukanlah solusi yang tepat.
Datangi psikolog, psikiater atau pihak-pihak yang dapat membantu anda menyelesaikan persoalan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebelum peristiwa bunuh diri di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo terjadi. Peristiwa yang sama terjadi terlebih dahulu di Desa Mamungaa Timur, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango.

Berita Terkait:  Seorang SPG Nekat Akhiri Hidup dengan Membakar Diri

Beruntung peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 Wita, Selasa (25/7/2023) itu tak membuat korban yang bernama NH berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) tewas.

Nyawa NH berhasil diselamatkan oleh pihak keluarga dan warga setempat.
Berita Terkait:  Jalan Rusak di Desa Helumo Dikeluhkan Warga

Dikutip dari Gorontalopost.id (Grup Hargo.co.id) aksi gantung diri yang dilakukan NH diketahui oleh sang anak bernama Jenab. Anak yang masih berusia 4 tahun itu kaget melihat ibunya sudah dalam keadaan tergantung dengan sarung.

Melihat hal tersebut Jaenab langsung keluar rumah dan mendatangi tetangga mereka yang bernama Nurjana Katili sembari mengatakan “ti mama so terlilit dengan sarung”.

Berita Terkait:  Gelar Razia, Polsek Kota Utara Sita Ratusan Botol Miras

Usai menerima informasi dari Jenab, Nurjana Katili bergegas mendatangi rumah NH dan langsung melakukan aksi pertolongan dengan cara memeluk NH serta melepaskan sarung yang terlilit di leher.

Saat itu juga NH langsung direbahkan di tempat tidur selanjutnya dilarikan ke rumah sakit terdekat di Tumbililato.

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Penjualan Handphone Bajakan di Kota Gorontalo

Kapolsek Bone Pantai, IPTU Faisal Poli saat dihubungi mengatakan, yang menjadi Pemicu sehingga NH melakukan percobaan bunuh diri tersebut

adalah yang bersangkutan tidak menginginkan anaknya Fadel Hasan (16) tinggal bersama ayah kandungnya,

dengan alasan karena NH yang merawatnya sejak dari masih dalam kandungan sampai dengan sekarang.

“Upaya yang telah dilakukan adalah Bhabinkamtibmas serta aparat desa dan tokoh adat,

menjemput anaknya dari ayahnya untuk di bawa kembali kepada Ibunya yakni NH,” kata Faisal.

Berita Terkait:  Gudang Kantor Cagar Budaya Gorontalo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Agar Tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, maka upaya lain yang dilakukan Polsek Bone Pantai adalah berkoordinasi dengan aparat terkait yaitu dalam hal ini Puspaga Bone Bolango (Pusat Pembelajaran Keluarga)

untuk mendapatkan bimbingan psikologi terhadap NH agar tidak mengulangi tindakan yang sangat merugikan baginya.

Berita Terkait:  Korlap Demo Kantor Bupati Pohuwato: Saya Siap Terima Hukuman, Asal...

Kapolsek Faisal juga megimbau kepada seluruh warga khusususnya yang ada diwilayah hukumnya untuk tidak meniru perbuatan tercela ini dengan cara bunuh diri.(*)

Penulis: Roy Tilameo