Persepsi

Tragedi Negeri Muslim yang Dijadikan Medan Rampasan

×

Tragedi Negeri Muslim yang Dijadikan Medan Rampasan

Share this article
Tragedi Negeri Muslim yang Dijadikan Medan Rampasan
Kondisi Sudan saat ini. (Reuters)
Fakta bahwa kepentingan asing terus menancap di jantung ekonomi Sudan terlihat jelas dari rantai perdagangan emasnya.
Berita Terkait:  Air Mata Warga di Penghujung Masa Jabatan Bupati

Menurut Reuters (21 Oktober 2025), sekitar 90% ekspor emas resmi Sudan pada paruh pertama tahun 2025 mengalir ke Uni Emirat Arab (UEA), sebuah negara sekutu dekat Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Sementara itu, The Guardian (4 November 2025) mencatat bahwa hampir seluruh emas resmi Sudan pada tahun 2024 senilai US$1,52 miliar berasal dari wilayah yang dikuasai militer, dan sebagian besar diekspor ke UEA.

Berita Terkait:  Negeri Kaya yang Tak Memberi Kerja

Ini menunjukkan bahwa konflik bersenjata di Sudan bukan semata perebutan kekuasaan domestik, tetapi juga tentang siapa yang menguasai jalur emas yang menjadi nadi ekonominya.

Ketika emas ditemukan dalam jumlah besar di wilayah Darfur dan Nil Utara, Sudan menjadi rebutan baru dalam percaturan ekonomi global. Perusahaan-perusahaan asing, termasuk yang berafiliasi dengan Uni Emirat Arab dan Israel, ikut membangun jaringan eksploitasi.

Berita Terkait:  Fenomena Bunuh Diri Dalam Tinjauan Neurologi

Dengan kata lain, konflik antara SAF dan RSF bukan hanya perebutan kekuasaan domestik, tetapi juga perebutan kendali atas sumber daya strategis yang melibatkan sponsor asing.