Persepsi

Tragedi Negeri Muslim yang Dijadikan Medan Rampasan

×

Tragedi Negeri Muslim yang Dijadikan Medan Rampasan

Share this article
Tragedi Negeri Muslim yang Dijadikan Medan Rampasan
Kondisi Sudan saat ini. (Reuters)

Melawan dengan Kesadaran dan Persatuan
Berita Terkait:  Nilai Tukar Petani Indonesia dan Paradoks Tingginya Harga Beras

Krisis Sudan hanyalah satu potongan dari mozaik besar penderitaan dunia Islam hari ini.

Dari Palestina, Suriah, hingga Yamanβ€”semuanya berbagi akar masalah yang sama: penjajahan sistemik oleh negara-negara kafir Barat dan lemahnya kepemimpinan Islam.

Berita Terkait:  Dari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026

Ketika umat tercerai-berai dalam batas-batas nasionalisme sempit, mereka mudah dikuasai. Ketika hukum Allah digantikan oleh sistem buatan manusia, keadilan berubah menjadi alat kekuasaan.

Oleh karena itu, perjuangan menegakkan islam sebagai ideologi merupakan kebutuhan politik dan kemanusiaan yang mendesak.

Berita Terkait:  Relasi Politik Birokrasi dan Demokrasi

Hanya dengan persatuan di bawah kepemimpinan Islam,

kekayaan alam seperti yang dimiliki Sudan dapat dilindungi dari cengkeraman penjajah,

Berita Terkait:  Yang Menyatukan Warga Ternyata Bukan Kafe Mewah, Tapi <i>Kursi Lipat</i>

dan darah umat Islam tak lagi tumpah sia-sia.

Sudan hari ini mengingatkan kita pada satu kebenaran pahit: selama dunia masih diatur oleh sistem kufur kapitalis,

Berita Terkait:  Halalbihalal dan Kesehatan Otak

negeri-negeri Muslim akan terus dijadikan ladang perampokan.

Maka solusi sejati bukanlah perundingan di bawah meja PBB, melainkan kebangkitan Islam yang kaffah. Umat harus kembali kepada sistem Allah, bukan kepada sistem buatan manusia. Dan selama kesadaran ini belum tumbuh,maka penjajahan akan terus ada menjadi saksi bisu betapa dunia telah lama kehilangan keadilan sejati.

Berita Terkait:  Karlota: Medium Penyebab Bunuh Diri