Kota Gorontalo

Valerio Karaoke Disegel Pemkot Gorontalo, Nekat Beroperasi Tanpa Rekomendasi

×

Valerio Karaoke Disegel Pemkot Gorontalo, Nekat Beroperasi Tanpa Rekomendasi

Share this article
Valerio Karaoke Disegel Pemkot Gorontalo, Nekat Beroperasi Tanpa Rekomendasi
Pub Valerio Karaoke yang terletak di lantai III.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo akhirnya mengambil langkah tegas dengan menutup operasional Valerio Karaoke. Tempat hiburan malam tersebut diketahui kembali beroperasi tanpa mengantongi rekomendasi resmi dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Sebelum Diberi Modal, BAZNAS Kota Gorontalo Latih 55 Asnaf Miskin Tentang Cara Berusaha

Kepala Kesbangpol Kota Gorontalo, Dandy Datau, menegaskan bahwa penutupan dilakukan karena pelanggaran administratif yang tidak kunjung dipatuhi pihak pengelola.

“Sudah resmi ditutup. Mereka beroperasi tanpa rekomendasi dari kami,” ujar Dandy, Ahad (26/4/2026).

Berita Terkait:  Rekrut Karyawan, Ichiban Sushi Diminta Prioritaskan Warga Lokal

Sebelumnya, Valerio Karaoke sempat dihentikan aktivitasnya setelah razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menemukan minuman keras di area pub lantai III.

Temuan tersebut berujung pada sanksi larangan operasional, khususnya untuk fasilitas pub.

Berita Terkait:  Marten Kembali Bongkar Kabinet, Bukan Karena Like and Dislike

Namun, dalam perkembangannya, pengelola diduga kembali menjalankan aktivitas secara diam-diam.

Hal ini terungkap saat Satpol PP melakukan pemantauan pada Sabtu (25/4/2026) malam. Petugas mendapati ruangan pub telah tertata rapi, bahkan sejumlah meja telah dipesan oleh pengunjung.

Berita Terkait:  Pelaku UMKM Bangga Punya Wali Kota Seperti Adhan Dambea

“Dari hasil pengecekan, tempat itu sudah siap beroperasi kembali. Ini jelas melanggar,” tambah Dandy.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kota langsung memerintahkan penutupan total, tidak hanya pada pub tetapi juga seluruh aktivitas karaoke.

Berita Terkait:  Jejak Polemik Eks Rumah Jawatan Kantor Pos: 2005 Dibeli, 2025 Digugat, 2026 Berpolemik

“Ini perintah langsung Pak Wali Kota. Seluruh operasional harus dihentikan karena tidak memiliki rekomendasi,” tegasnya.

Penutupan sempat menuai keberatan dari pihak pengelola yang mengklaim telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Berita Terkait:  Ada Pangan Murah Bersubsidi di Kota Gorontalo, Catat Tanggalnya

Namun, pemerintah menilai dokumen tersebut belum cukup sebagai dasar operasional.

“NIB memang ada, tapi rekomendasi dari pemerintah daerah tidak dimiliki. Itu yang jadi persoalan,” pungkas Dandy.(Adv)

Berita Terkait:  Komitmen Adhan Berbuah Prestasi, Kota Gorontalo Tembus 10 Besar Kota Paling Aman Nasional