Hargo.co.id, GORONTALO – Tradisi memanjatkan doa bersama untuk kemaslahatan daerah yang rutin digelar setiap momentum Idulfitri dinilai perlu terus dilestarikan.
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, menegaskan bahwa tradisi tersebut memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat dalam mempererat kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, Doa Lo Ulipu menjadi momen penting yang mempertemukan jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi kemajuan daerah.
“Tradisi ini harus tetap dilestarikan. Ini adalah momen kebersamaan seluruh elemen untuk memohon keberkahan dan kemaslahatan bagi Kabupaten Gorontalo,” ujar Zulfikar Usira, Senin (23/3/2026).
Ia menambahkan, agenda sakral bertajuk Doa Lo Ulipu tersebut juga menjadi sarana memperkokoh persatuan,
khususnya setelah perayaan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Zulfikar Usira turut mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah menjaga kondusivitas daerah selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri dan pelaksanaan tradisi tersebut.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk terus bersinergi. Dengan dukungan tokoh agama dan adat, pembangunan Kabupaten Gorontalo akan tetap berada pada jalur kemajuan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Anggota DPD RI Rahmijati Jahja, Ketua DPRD Zulfikar Usira, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD.
Selain prosesi doa, acara juga diisi tausiyah oleh ulama karismatik Al Habib Salim Al Jufri yang menekankan
pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang harmonis dan berdaya saing. (Deice)












