Gorontalo

Diskominfotik Terima Kunjungan Komisi I DPRD Boalemo, Konsultasi Terkini SPBE

×

Diskominfotik Terima Kunjungan Komisi I DPRD Boalemo, Konsultasi Terkini SPBE

Share this article
Kunjungan
Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) saat menerima kunjungan dari Komisi I DPRD Kabupaten Boalemo DPRD Boalemo, Kamis (5/9/2023). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Diskominfotik Provinsi Gorontalo menerima kunjungan dari Komisi I DPRD Boalemo, Kamis (5/9/2023).

Berita Terkait:  Pemprov Sampaikan KUA-PPAS APBD 2025 ke DPRD Provinsi Gorontalo

Kunjungan itu dalam rangka melakukan konsultasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Rifli Katili usai pertemuan tersebut.

Berita Terkait:  Satpol PP Provinsi dan Boalemo Gelar Operasi Yustisi di Tiga Kecamatan

“Iya, pertemuan tadi dalam rangka konsultasi terkait Ranperda SPBE. Tentunya kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan ini,” kata Rifli.

Dirinya menjelaskan, SPBE saat ini memang dikaitkan dengan reformasi birokrasi. Pihaknya juga saat ini tengah menyesuaikan kondisi yang ada.

Berita Terkait:  Program UPTD PPA Diprioritaskan, Wamen PPPA: Gorontalo Harus jadi Contoh Daerah Lain

Dimana, Peraturan Gubernur terakhir ernyata sudah tidak relevan dengan apa yang menjadi aspek penilaian dari SPBE.

Delapan aspek yang disesuaikan kemudian dikerucutkan dengan empat domain sudah tidak sesuai lagi pada Pergub nomor 57 tahun 2019.

Berita Terkait:  128 Anggota Satpol PP Provinsi Jalani Orientasi

Termasuk didalamnya pembuatan aplikasi dan integrasi yang belum diatur secara tegas.

“Kalau kita paksakan menggunakan Pergub kita itu, sejauh ini tiga tahun berturut-turut penilaian SPBE kita juga belum berhasil,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Perluasan Wilayah Kota Gorontalo Bukan Membentuk Daerah Administrasi Baru

“Karena memang Pergub yang ada belum mendorong penerapan SPBE,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Rifli menyarankan agar rencana Ranperda oleh DPRD Boalemo perlu menyesuaikan dengan peraturan yang ada.
Berita Terkait:  Satpol PP Provinsi dan Kabgor Lakukan Pemantauan Lokasi Hiburan Malam di Tolangohula

Dirinya juga menyarankan agar memperhatikan tujuan penyusunan perda yang akan fokus ke SPBE atau mengatur secara luas.

“TIK itu banyak, bicara lagi tentang informasi dan komunikasi sementara ada regulasinya yang tersendiri,x terangnya.

Berita Terkait:  Sekdaprov Jelaskan Pentingnya Penguatan Kemampuan ASN Terhadap Birokrasi

“Untuk sementara saran saya seperti itu dulu, agar ketika diterbitkan bisa menyesuaikan dengan Perpres Nomor 95 dan perkembangan yang ada,” ungkap Rifli.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Boalemo, Harijanto Mamangkey mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas satu Raperda.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kemampuan Fisik, Personel Satpol PP Provinsi Dilatih Bela Diri

Ranperda ini serupa dengan Perda Provinsi Gorontalo Nomor 3 tahun 2016 tentang penyelenggaraan pemerintahan berbasis teknologi dan komunikasi.

“Kami tetap memperhatikan amanat perda itu yang memang disusun dan diundangkan sebelum adanya Perpres Nomor 95 tahun 2018 tentang SPBE,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Menguatkan Fondasi, Mempercepat Lompatan: Catatan Setahun Kinerja GAS

Dirinya mengatakan, pihaknya akan tetap berpegang pada Perda tersebut agar Ranperda yang dibahas nanti tetap sesuai dengan kondisi yang ada.

“Sehingga Ranperda terkait penyelenggaraan pemerintahan berbasis TIK yang sementara dibahas ini tetap sesuai dengan kondisi yang ada,” pungkasnya.(*) 

Berita Terkait:  Bantah Pembiaran Amdal di Pohuwato, DLHK Provinsi Tegaskan Pengawasan Berjalan Sesuai Mekanisme

Penulis: Sucipto Mokodompis