Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ML ditemukan tidak bernyawa.
Wanita yang kini berusia 58 tahun itu, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sendiri, di Dusun Bulki, Desa Kikia, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (22/09/2025) pagi.
ML ditemukan oleh keluarganya atau tepatnya oleh sang menantu sekitar pukul 09:00 Wita di rumahnya. Saat ditemukan, bagian leher ML terlilit tali bekas ayunan anak dan dalam posisi berdiri di dalam kamar.
Kapolsek Sumalata Iptu. Nurwahid Kiay Demak membenarkan bahwa memang ada warga di wilayah hukumnya yang ditemukan tidak bernyawa diduga akibat gantung diri.
“Iya, mang benar seorang ibu dengan inisial ML ditemukan oleh menantunya dalam kondisi tidak bernyawa dengan seutas tali melilit di lehernya,” terang Nurwahid.
Nurwahid lanjut mengatakan bahwa informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, ML telah lama mengidap berbagai penyakit dan kondisi kesehatan serta penyakitnya tersebut, sering dikeluhkan kepada para anak dan menantunya.
“Keterangan yang kami peroleh dari anak ML, ibu mereka tersebut telah lama sakit dan sering mengeluhkan kondisi kesehatannya, baik itu tubuhnya yang dirasa sakit di beberapa bagian dan juga terhadap penyakit yang dideritanya,” jelasnya.
ML merupakan seorang janda dan telah ditinggal suaminya yang meninggal dunia. Beberapa hari sebelum ditemukan meninggal, ML meminta agar rumahnya dibersihkan. Setelah dibersihkan, ternyata ML ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Oleh pihak Polsek Sumalata, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Buloika untuk dilakukan visum,
guna memastikan bahwa benar korban meninggal akibat bunuh diri, dan bukan diakibatkan oleh sebab lainnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, kata Nurwahid tidak ada indikasi kekerasan atau penganiayaan pada jasad korban.
“Tadi telah kami bawa ke Puskesmas Buloila dan dilakukan visum, hasilnya disampaikan oleh dokter tidak ada tanda kekerasan dan murni bunuh diri,” tegasnya.
Kapolsek juga telah berkonsultasi dengan pihak medis untuk mengetahui ciri atau tanda orang bunuh diri
dengan cara gantung diri, yakni dari tubuh korban keluar cairan.
“Dan tadi dokter menjelaskan bahwa tanda itu ada, dimana dari tubuh korban keluar cairan berbau Pesing,” ujarnya.
Setelah semua prosedur selesai, kata Kapolsek Sumalata, pihaknya kemudian bertanya kepada pihak keluarga apakah keberatan atau ada hal lain. Oleh keluarga kemudian menerima kejadian ini dan tidak lagi keberatan.
“Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan dan kemudian membawa korban untuk proses pemakaman,” paparnya.
Pihaknya juga tetap menurunkan anggota di lokasi rumah duka, untuk terus memantau dan mendampingi pihak keluarga.(Alosius)












