Metropolis

Diduga Kelaparan, DPO Polres Gorut yang Bunuh Istri Datangi Rumah Warga di Puncak Mandiri

×

Diduga Kelaparan, DPO Polres Gorut yang Bunuh Istri Datangi Rumah Warga di Puncak Mandiri

Share this article
Diduga Kelaparan, DPO Polres Gorut yang Bunuh Istri Datangi Rumah Warga di Puncak Mandiri
Kapolsek Sumalata, Iptu. Nurwahid Kiay Demak bersama tim saat melakukan pencarian tersangka IN, Rabu (1/10/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Tersangka SN yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena diduga menganiaya IH yang tidak lain adalah istrinya sendiri hingga kehilangan nyawa, dikabarkan mendatangi salah satu rumah warga milik dari Riani Mahajani alias Nai pada Selasa (30/9/2025) untuk meminta makan.

Berita Terkait:  Kapolres Boalemo Pastikan Penindakan Aktivitas PETI di Batu Kramat

Saat itu, Nai hanya bersama dengan anaknya di rumah atau camp, sementara suaminya tengah mencari gas lpg di perkampungan.

Informasinya saat mendatangi rumah Nai, IN membawa parang. Sontak Nai bersama anaknya ketakutan.

Berita Terkait:  Oknum Polisi Diduga Aniaya Anak 17 Tahun dengan Senjata Api, Kapolda: Terbukti, Akan Ditindak Tegas

Kapolsek Sumalata, Iptu. Nurwahid Kiay Demak saat dihubungi Rabu (1/10/2025) mengatakan bahwa

informasi terkait SN yang mendatangi rumah warga tersebut memang beredar di media sosial.

Berita Terkait:  Dukungan Kemerdekaan Palestina Kembali Disuarakan di Gorontalo

“Kami dari Polsek Sumalata usai menerima informasi tersebut langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 19.00 Wita dan tiba sekitar pukul 20.00 Wita,” ungkapnya.

Di perjalanan, Kapolsek bersama tim bertemu dengan suami dari Nai dan mengajak untuk melakukan pengintaian bersama-sama.

Berita Terkait:  UNG Siap Bertanggungjawab atas Insiden yang Menimpa Mahasiswa KKN di Bulawa

“Jadi kami bersama suami dari Nai, bergerak melewati rumah mereka, setelah mendapatkan posisi, kami melakukan pengintaian sampai sekira pukul 02.00 Wita,” jelas Nurwahid.

Sekitar pukul 22.00 saat melakukan pengintaian, Tim Resmob Polres Gorontalo Utara (Gorut) tiba dan langsung ikut bergabung. Sampai pukul 23.00 Wita tidak ada tanda-tanda pergerakan, tim kemudian bergerak menuju puncak sekitar pukul 03.00 Wita sampai di camp dari saudara Iwan.

Berita Terkait:  Polisi Bakal Cek Kebenaran Soal Peminjam Pinjol yang Bunuh Diri Akibat Teror

“Kami menggali informasi, yang ternyata Iwan tidak melihat tersangka sama sekali, walaupun ada informasi di media sosial,” tegasnya.

Tim sampai sore hari bergerak melakukan pencarian, bahkan sempat hampir tersesat. Hanya mengikuti jejak para pencari daun woka.

Berita Terkait:  2 Nelayan Asal Gorut yang Hilang Dikabarkan Terdampar di Amurang

“Tim dari puncak mandiri bergerak sampai ke hutan desa Kasia, namun tidak menemukan atau melihat tanda keberadaan dari tersangka sampai sekitar pukul 16.00 Wita ” ujarnya.

Kapolsek Sumalata mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di hutan dan kebun

Berita Terkait:  Melawan Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas

agar berhati-hati dan sebisanya jangan hanya sendiri, harus ada teman.

“Apalagi para suami agar tidak meninggalkan istri dan anak saja. Karena tersangka ini selalu membawa parang. Dan jika melihatnya segera memberitahukan kepada aparat atau perangkat desa,” kata Nurwahid.

Berita Terkait:  Sejumlah Warga Papua di Gorontalo Gelar Aksi di Depan UNG

Bila memang bersua atau didatangi oleh tersangka, warga diharapkan bersikap biasa saja sekaligus memberikan nasehat atau masukan agar segera menyerahkan diri.

Jangan melakukan sesuatu yang membuat tersangka kembali melakukan perbuatan melawan hukum.

Berita Terkait:  Ranting Lapuk Berserakan di Ruas Jalan Desa Iloheluma Bonbol Nyaris Telan Korban

“Dari informasi yang diterima, warga meyakini itu adalah tersangka, tapi rambutnya sudah agak gondrong,” tandasnya.(Alosius)