Hargo.co.id, GORONTALO – Aparat Kepolisian membongkar sekaligus memusnahkan lokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.
Penindakan tegas ini dilakukan Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato sebagai respons atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan praktik perjudian tersebut.
Sebelum melakukan penertiban, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat pada Jumat (6/2/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan tindakan kepolisian berjalan kondusif dan mendapat dukungan masyarakat.
Setibanya di lokasi, petugas langsung membongkar seluruh sarana yang digunakan untuk aktivitas judi sabung ayam. Untuk mencegah lokasi kembali dimanfaatkan, aparat kemudian memusnahkan fasilitas tersebut dengan cara dibakar.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua lembar terpal berwarna biru dan oranye yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam.
Kasat Reskrim Polres Pohuwato, AKP Khoirunnas, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa
pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk perjudian yang meresahkan masyarakat.
“Kami tidak mentolerir praktik perjudian dalam bentuk apa pun. Setiap pelanggaran hukum akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah melaporkan aktivitas ilegal tersebut. Menurutnya, sinergi antara polisi dan warga menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berani melapor. Kami mengimbau warga untuk terus berperan aktif dengan melaporkan segala bentuk perjudian atau penyakit masyarakat lainnya melalui layanan Polri 110,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya akan mengintensifkan operasi pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Fokus operasi meliputi penertiban minuman keras, perjudian, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Menjelang Ramadan, kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ujarnya dikutip dari Gorontalopost.co.id.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dengan melaporkan setiap gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Kami sangat berharap dukungan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, setiap potensi gangguan keamanan dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Kapolres yang dikenal sebagai mantan santri tersebut.(Kif)












