Hargo.co.id, GORONTALO – Cahaya lampu menghiasi halaman Kantor Wali Kota Gorontalo, Rabu (4/3/2026) malam, saat pembukaan lomba Festival Tumbilotohe digelar pukul 21.00 Wita.
Suasana tampak semarak dengan tata panggung bernuansa Islami yang dipadukan dekorasi khas Ramadan dan pencahayaan temaram yang memperindah area kegiatan.
Agenda tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan Tumbilotohe yang rutin dilaksanakan menjelang penghujung Ramadan di Kota Gorontalo.
Tradisi ini telah lama menjadi identitas budaya masyarakat setempat dalam menyambut malam-malam terakhir bulan suci.
Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi acara sejak awal kegiatan.
Mereka hadir bersama keluarga, mengenakan busana muslim, serta mengabadikan momen pembukaan festival dengan telepon genggam.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel bersama jajaran pemerintah daerah membuka secara resmi lomba tersebut.
Kehadiran unsur pemerintah menegaskan dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal yang sarat nilai religius dan kebersamaan.
Beragam penampilan para peserta turut memeriahkan malam pembukaan, mulai dari vokalia religi antar pimpinan OPD, lomba Nasyid antar SMP, hingga lomba Koko’o.
Aksi pertunjukan koko’o tampil energik dan penuh semangat, mengundang tepuk tangan dan sorakan penonton yang membuat suasana semakin hidup.
Salah seorang pengunjung, Risma (23), mengaku kagum dengan kemeriahan acara tahun ini.
“Saya senang melihat antusias masyarakat yang luar biasa. Dekorasinya indah dan suasananya terasa hangat. Penampilan koko’o juga sangat menghibur. Ini menjadi momen kebersamaan yang berkesan menjelang akhir Ramadan,” ujarnya.
Festival Tumbilotohe tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya daerah.
Konsep panggung terbuka dengan tata cahaya artistik menjadikan pembukaan malam itu menghadirkan nuansa religius yang berpadu dengan semangat kebersamaan masyarakat. (Mg-06)












