Metropolis

Gudang Meubel di Hutabohu dan Rumah di Pohuwato Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

×

Gudang Meubel di Hutabohu dan Rumah di Pohuwato Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Share this article
Gudang Meubel di Hutabohu dan Rumah di Pohuwato Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Kebakaran melanda Gudang Safi Jaya Meubel di Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (31/7/2026) malam.

Hargo.co.id, GORONTALO – Rentetan kebakaran terjadi di dua wilayah berbeda di Provinsi Gorontalo dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Berita Terkait:  29 Napi Dipindahkan, Lapas Kelas II A Gorontalo Benahi Kepadatan Hunian

Sebuah gudang meubel di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, dan sebuah rumah warga di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, dilalap api. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, total kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran pertama terjadi di Gudang Safi Jaya Meubel yang berlokasi di Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 20.45 Wita. Kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan gudang beserta seluruh isinya.

Berita Terkait:  Seorang Lelaki Pranggang di Gorut Gagahi Bocah Ingusan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin M.N. Pango, mengungkapkan laporan pertama diterima petugas piket UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo dari seorang warga melalui sambungan telepon.

“Laporan masuk pukul 20.45 Wita. Tim langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 20.52 Wita untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Bacok Polisi dengan Sajam, Pria Paruh Baya di Gorontalo di Dor

Menurut keterangan pemilik usaha, Erni Puhi (49), aktivitas produksi dan penjualan meubel pada hari itu berlangsung normal hingga sore hari. Seluruh karyawan bahkan telah memastikan aliran listrik dalam kondisi mati sebelum meninggalkan lokasi.

Namun sekitar pukul 20.40 Wita, salah seorang karyawan yang masih berada di sekitar gudang menghubunginya dan mengabarkan bahwa bangunan tersebut sudah terbakar.

Berita Terkait:  Seorang Petani di Kwandang Dikabarkan Hanyut Terseret Air Sungai Boalemo

Warga yang berupaya melakukan pemadaman awal tidak mampu mengendalikan api sehingga bantuan pemadam kebakaran segera diminta.

Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kabupaten Gorontalo, satu unit armada Damkar Provinsi Gorontalo, serta satu unit kendaraan Karhutla Samapta Polda Gorontalo. Sebanyak 10 personel Regu Brama diterjunkan ke lokasi.

Berita Terkait:  Cegah Kriminalitas Selama Nataru, Polres Gorontalo Razia Miras dan Cafe

Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam. Sedikitnya 8.000 liter air digunakan untuk menjinakkan kobaran api hingga situasi dinyatakan aman sekitar pukul 23.21 Wita.

Upaya pemadaman turut dibantu personel TNI, Polri, PLN, dan masyarakat setempat.

Berita Terkait:  Kasatker PJN Luruskan Informasi Jembatan Putus di Desa Monano

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara nilai kerugian akibat musibah tersebut masih didata, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Di sisi lain, kebakaran juga terjadi di Kompleks Al-Izzah, Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Ahad (2/8) sekitar pukul 01.20 Wita. Rumah milik Somba Katili mengalami kerusakan setelah api membakar salah satu bagian bangunan.

Berita Terkait:  Pengunjung Cafe Remang-Remang Jadi Korban Penganiayaan dengan Sajam

Peristiwa itu pertama kali diketahui penghuni rumah, Rinangsi Katili, setelah terdengar suara ledakan kecil dari bagian plafon. Tak lama kemudian muncul kobaran api yang membakar plafon, horden, wallpaper dinding, hingga kasur di salah satu kamar.

“Saat kejadian kami lebih dulu menyelamatkan anak-anak, kemudian meminta bantuan warga sekitar. Syukur api bisa dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh rumah,” tutur Rinangsi.

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Mayat di Hotel Tenteram Andalas

Mendapat laporan melalui layanan Polri 110, personel Polres Pohuwato bersama Dinas Pemadam Kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus pengamanan area.

Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni mengatakan respons cepat terhadap laporan masyarakat menjadi bagian dari komitmen pelayanan kepolisian.
Berita Terkait:  5 Terdakwa Kasus Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo Divonis 3 Tahun Penjara

“Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak ke lokasi bersama petugas pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.

Akibat insiden tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp20 juta, tiga unit kasur, satu meja rias, pakaian, serta sejumlah barang lainnya.

Berita Terkait:  Malam Natal, Arus Lalu Lintas di Simpang Lima Telaga Terpantau Lancar

Pasca dua kejadian tersebut, petugas kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik, tidak meninggalkan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan arus listrik, serta menghindari aktivitas pembakaran sampah yang berpotensi memicu kebakaran.

Berita Terkait:  Seorang Petani di Kwandang Dikabarkan Hanyut Terseret Air Sungai Boalemo

“Pencegahan adalah langkah terbaik. Kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran,” tegasnya. (Roy/Kif)

Satu rumah di Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, terbakar pada Ahad (2/8/2026) dini hari.
Satu rumah di Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, terbakar pada Ahad (2/8/2026) dini hari.