Metropolis

Dua Pria di Gorontalo Dibekuk Polisi Usai Gondol Emas dan Uang Teman Sendiri

×

Dua Pria di Gorontalo Dibekuk Polisi Usai Gondol Emas dan Uang Teman Sendiri

Share this article
Dua Pria di Gorontalo Dibekuk Polisi Usai Gondol Emas dan Uang Teman Sendiri
Terduga pelaku pencurian saat diamankan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus pencurian yang menguras harta benda penghuni Perumahan Mutiara Regency, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Gorontalo.

Berita Terkait:  Hari Pertama Operasi Pekat III, Polresta Gorontalo Kota Amankan Ratusan Botol Miras

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Keduanya masing-masing berinisial MP alias Yogi (20) dan FP alias Fahmi (26), pada Senin (31/8/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Sri Wahyuni G. Abdul yang mendapati sejumlah barang berharga miliknya hilang dari dalam rumah.

Berita Terkait:  Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak Gelar Aksi di Simpang Lima Kota Gorontalo

Barang yang dilaporkan raib antara lain kalung emas seberat 1,5 gram, emas batangan seberat 1 gram, serta uang tunai Rp1 juta. Total kerugian korban ditaksir mencapai sekitar Rp8 juta.

Berbekal laporan tersebut, Tim URC Resmob yang dipimpin Bripka Andrianis Potale bergerak melakukan penyelidikan.

Berita Terkait:  Dua Mayat Ditemukan Terkapar Dalam Bentor di Limboto

Polisi mengumpulkan keterangan sejumlah saksi sekaligus menelusuri keberadaan orang-orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Dari hasil penyelidikan, polisi lebih dahulu mengamankan Yogi. Saat menjalani pemeriksaan, Yogi mengakui telah mengambil uang tunai Rp1 juta dari rumah korban.

Berita Terkait:  Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Pohuwato Dites Urine

Pengembangan penyidikan kemudian mengarah kepada Fahmi. Kepada petugas, Fahmi mengakui mengambil perhiasan emas milik korban, yakni kalung emas dan emas batangan, pada waktu yang berbeda.

Fahmi diketahui merupakan teman dekat korban dan tinggal bersama korban di kawasan perumahan tersebut. Sementara Yogi mengenal Fahmi melalui sebuah aplikasi kencan dan disebut tidak memiliki hubungan dengan korban.
Berita Terkait:  Polda Gorontalo Didesak Segera SP3 Kasus Penipuan Jual Beli SPBE

Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati kalung emas milik korban diduga telah digadaikan di Pegadaian Batudaa dengan nilai sekitar Rp1,4 juta.

Sementara emas batangan diduga dijual di salah satu toko emas di kawasan Sentral Kota Gorontalo seharga Rp2,25 juta.

Berita Terkait:  Cegah Kriminalitas Selama Nataru, Polres Gorontalo Razia Miras dan Cafe

Fahmi mengaku uang dari hasil gadai dan penjualan emas tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta membeli sejumlah perlengkapan, termasuk bendera marching band.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan, berupa uang tunai Rp700 ribu dan 17 lembar bendera marching band.

Berita Terkait:  Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Buku di Kabgor: Mantan Kepala Dikbud Divonis Bebas

Hingga kini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk menelusuri keberadaan kalung emas yang diduga telah digadaikan. Penyidik juga masih melakukan koordinasi untuk melengkapi proses hukum terhadap kedua terduga pelaku.(Roy) 

Berita Terkait:  Polres Pohuwato Tindak Dugaan PETI di Patilanggio, Excavator dan Lima Orang Diamankan