Perspektif Islam: Menyentuh Akar, Bukan Gejala
Dalam Islam, kesehatan mental tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari penjagaan jiwa (hifz an-nafs). Penyelesaiannya menyentuh tiga lapisan:
Pencegahan Sistemik
Pendidikan dalam sistem Islam tidak dikomersialkan. Negara wajib menyediakan pendidikan berkualitas tanpa biaya yang membebani. Kebijakan ekonomi memastikan kebutuhan dasar tercukupi sehingga mahasiswa terbebas dari kecemasan ekonomi.
Lingkungan Sosial yang Membina
Masyarakat dibangun atas prinsip kasih sayang, amar makruf nahi mungkar, dan empati. Lingkungan seperti ini menekan munculnya tekanan sosial yang memicu gangguan mental.
Pembinaan Kepribadian
Kepribadian Islam menumbuhkan pola pikir lurus, hubungan spiritual yang kuat, serta orientasi hidup yang tidak tunduk pada validasi sosial.
Ini memberikan daya tahan emosional yang stabil.
namun sayangnya solusi islam yang dipaparkan sebelumnya hanya akan dapat diterapkan ketika islam dijadikan landasan dalam bernegara.












