Legislatif

Ikut Bahas LKPJ APBD 2022, Tiga Fraksi DPRD Kabgor Berubah Pikiran ?

×

Ikut Bahas LKPJ APBD 2022, Tiga Fraksi DPRD Kabgor Berubah Pikiran ?

Sebarkan artikel ini
LKPJ APBD
Nampak anggota Fraksi PKS dan NasDem DPRD Kabgor ikut membahas laporan pertanggungjawaban APBD tahun 2022. (Foto: Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tiga fraksi di DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor), yakni fraksi PKS, NasDem dan Golkar akhirnya ikut membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022.

Berita Terkait:  Pembahasan KUA-PPAS 2026 Tanpa Kehadiran Ketua TAPD

Sebelumnya, tiga fraksi tersebut menolak untuk membahas LKPJ tersebut. Penolakan mereka sampaikan pada paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin (3/7/2023) pekan kemarin.

Namun, belakangan ketiga fraksi itu seakan berubah pikiran dan ikut membahas LKPJ APBD 2022. Ini terlihat dari kehadiran anggota badan anggaran (Banggar) dari tiga fraksi yang duduk bersama anggota banggar dari fraksi lain, dalam rapat pembahasan yang dilaksanakan di ruang paripurna, Senin (10/7/2023).

Berita Terkait:  Finalisasi KUA-PPAS 2024 Kabgor, Banggar Perjuangkan Tenaga Kontrak

Ketua Fraksi NasDem Jarwadi Mamu saat di tanyakan kenapa akhirya ikut membahas LKPJ APBD 2022 menyampaikan bahwa ada beberapa materi yang perlu disampaikan oleh pihaknya.

“Dalam paripurna yang saya sampaikan sudah jelas, jadi oleh karena itu karena adanya APBD induk 2022 itu yang kita akan bahas, ada beberapa materi yang disampaikan, dimana terjadi pergeseran organisasi itu dan kenapa kami ikut membahas karena ada APBD induknya itu, begitu saja,” tandas Jarwadi singkat.

Berita Terkait:  Komisi III Dekab Boalemo Pantau Progres Pekerjaan Proyek Dikes dan PUPR

Sebelumnya, pada saat pembacaan pandangan fraksi, NasDem sangat jelas tidak menerima dan tidak akan ikut membahas Ranperda LKPJ APBD 2022. Mereka menilai, pembahasan memiliki implikasi hukum menyusul hasil temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara itu Ketua Fraksi Golkar Iskandar Mangopa mengatakan jika pihaknya bukan menolak pembahasan. Dia beralibi, jika pihaknya kala itu belum mengantongi dokumen dan tiba-tiba sudah paripurna.
Berita Terkait:  Persoalan Keuangan Daerah, Ridwan: Harus Dicarikan Solusinya

“Memang istilah di laporan pertanggungjawaban APBD itu tidak ada menolak dan menerima, tetapi setelah ada rapat di dalam itu kita sepakati tetap membahas setelah mendapatkan dokumen,” ujarnya.

“Sekarang kita sudah dapatkan dokumen dan ini yang akan kita pelajari dan kita meminta waktu sepekan untuk mempelajari dan mendalami.

Kalaupun ada catatan pastinya kita akan membuat catatan yang keras dan kita juga akan melakukan konsultasi dengan BPK,

karena jangan sampai kita tidak mau, tidak mau tetapi tidak jelas tidak maunya ini apa karea ada maunya. Makanya akan kita perjelas,

karena di tahun 2022 kemarin kita tidak pernah membahas APBD-P dan itu yang perlu di dalami,” tegas Iskandar.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Gelar Tiga Rapat Paripurna dalam Sehari

Secara terpisah ketua DPRD Syam T Ase mengucapkan syukur atas lancarnya pembahasan perdana Ranperda LKPJ APBD 2022.

“Alhamdulillah, rapat perdana pembahasan pertanggungjawaban APBD 2022 di hadiri oleh seluruh fraksi,” kata Ketua DPRD Syam T Ase usai menggelar rapat Kerja antara Banggar DPRD bersama TAPD.

Berita Terkait:  25 Aleg Gorut Periode 2024-2029 Dilantik, Deasy-Roni Pimpinan Sementara

Syam mengatakan, pada rapat perdana pembahasan pertanggungjawaban APBD 2022,

seluruh fraksi atau anggota Banggar DPRD telah bersepakat untuk membedah materi dokumen pertanggungjawaban.

Berita Terkait:  Abdullah Diko Dipercaya Pimpim Forum DAS Pohuwato 2023-2028

“Masing-masing anggota Baggar DPRD di berikan kesempatan untuk membedah materi dokumen APBD 2022. Pekan depan tepat tanggal 17 Juli, pembahasan akan kami lanjutkan,” ungkap Syam.

Untuk itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini meminta

agar seluruh fraksi dapat memberikan cacatan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di tahun mendatang.

Berita Terkait:  Serap Aspirasi Warga, Husain Etango Janji Kawal Usulan Pembangunan Desa Pontolo

“Saya berharap, teman-teman fraksi dapat membedah dokumen APBD 2022 dan dapat memberikan catatan yang di anggap penting untuk perbaikan pemerintah. Saya bersyukur semua hadir, karena pembahasan ini untuk kepentingan rakyat,” tutup Syam.(*)

Penulis: Deice