Legislatif

Iskandar Warning Kontraktor Proyek Revitalisasi Irigasi Desa Pone

×

Iskandar Warning Kontraktor Proyek Revitalisasi Irigasi Desa Pone

Sebarkan artikel ini
Iskandar Warning Kontraktor Proyek Revitalisasi Irigasi Desa Pone - Fraksi Golkar DPRD Kabgor Desak Pembangunan RSUD MM Dunda Segera Dilanjutkan
Anggota DPRD Kabgor, Iskandar Mangopa. (Foto: Dok. Hargo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kontraktor proyek revitalisasi irigasi di Desa Pone, Kecamatan Limboto, mendapatkan peringatan keras dari anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa.

Berita Terkait:  Gedung DPRD Gorut Mulai Rusak, Sekwan Surati Dinas PUPR

Iskandar meminta kontraktor proyek tersebut, untuk tidak mengecewakan masyarakat setempat. Artinya, kata dia, kontraktor harus benar-benar serius dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana demi kepentingan masyarakat, terutama para petani yang sudah lama menantikan perbaikan irigasi tersebut.

“Proyek tersebut penting bagi masyarakat Desa Pone, karena irigasi di wilayah tersebut, berperan penting dalam menunjang sektor pertanian. Para petani bisa mengairi sawah mereka. Kondisi irigasi yang rusak selama bertahun-tahun telah menyulitkan para petani untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman mereka,” jelas Iskandar, Kamis (31/10).

Berita Terkait:  Dheninda Chaerunnisa, Aleg DPRD Gorut Termuda Punya Cita-cita jadi Bupati

Iskandar berharap proyek revitalisasi ini berjalan sesuai perencanaan awal. Menurutnya, kontraktor harus memiliki komitmen tinggi dalam menyelesaikan proyek ini agar dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pone.

Dia juga menekankan bahwa ketepatan waktu dan kualitas pengerjaan adalah aspek penting yang tidak boleh diabaikan.

Berita Terkait:  DPRD Boalemo Sahkan Ranperda RTRW jadi Perda

“Saya meminta kepada kontraktor untuk memperhatikan kualitas pengerjaan. Jangan sampai masyarakat, khususnya para petani yang telah lama berharap justru merasa kecewa karena hasil yang tidak memadai,” ucap Iskandar.

Iskandar juga mengingatkan, apabila proyek ini tidak dijalankan dengan baik, maka akan berdampak besar pada sektor pertanian di Desa Pone, yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.
Berita Terkait:  Matran: Selamat Bertugas Penjabat Bupati Gorut

Karena itu, menurut Iskandar, tanggung jawab kontraktor dalam mengerjakan proyek ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal sosial.

Proyek revitalisasi irigasi di Desa Pone sendiri telah lama dinanti. Bagi para petani, perbaikan irigasi ini adalah salah satu solusi untuk memperlancar distribusi air ke sawah-sawah mereka, terutama saat musim tanam tiba.

Berita Terkait:  Kedatangan Ifana ke DPRD Kabgor, Syam: Jangan Dipolemikkan

“Dengan irigasi yang optimal, diharapkan produktivitas hasil pertanian akan meningkat, sehingga kesejahteraan petani pun dapat terangkat,” kata Iskandar.

Iskandar berharap agar proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Desa Pone.

Berita Terkait:  Temuan dan Rekomendasi BPK, Deasy: Harus Diselesaikan dalam 60 Hari

“Ini adalah peluang bagi kontraktor untuk menunjukkan kualitas dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Jangan sia-siakan kepercayaan ini,” tandas Iskandar.(*)

Penulis: Deice 

Berita Terkait:  Irwan Ajak Warga Lestarikan Lingkungan