HeadlineMetropolis

Oknum Mantan Kades di Bonebol Diduga Aniaya Bocah Hingga Babak Belur

×

Oknum Mantan Kades di Bonebol Diduga Aniaya Bocah Hingga Babak Belur

Share this article
Bocah
Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – RM, seorang bocah berumur 15 tahun di Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango diduga dianiaya oleh oknum mantan kepala desa (Kades).

Berita Terkait:  Operasi KRYD Polsek Atinggola, Sita 849,5 Liter Miras Cap Tikus

Menurut keterangan keluarga korban, dugaan penganiayan itu terjadi pada Jumat (29/9/2023) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. Saat itu, pelaku berinisial NB datang ke rumah sepupu korban berinisial GM (21). NB datang membawa minuman keras untuk dikonsumsi bersama GM.

Beberapa saat kemudian, korban yang masih berada di dalam rumah merasa terganggu dengan suara keras NB dan GM yang diduga sudah berada dibawah pengaruh alkohol. Pasalnya, saat itu keduanya sudah berbicara dengan suara yang menurut korban sangat keras.

Berita Terkait:  Silaturahmi Warga Jawa Timur di Gorontalo Terus Terjalin

Tak tahan dengan kondisi seperti itu, korban kemudian menegur sepupunya. Bukannya menuruti keinginan bocah yang masih berusia 15 tahun itu, NB justru menyuruh GM untuk menegur korban. Korban kemudian terlibat adu mulut dengan GM.

Saat korban dan sepupunya terlibat adu mulut, pelaku kemudian datang dan langsung melakukan pemukulan kepada korban.

Berita Terkait:  Modus Kerjakan Tugas Akhir, Mahasiswi Ini Nekat Gadaikan Sejumlah Laptop Rekannya

“Dia (pelaku) masuk langsung main pukul. Korban dipukul di dalam rumah, sampai ke dalam kamar. Ditendang, di injak-injak lagi,” kata keluarga korban yang namanya enggan di publish.

Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian mengancam korban agar tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada orang lain.

Berita Terkait:  Yang Menyatukan Warga Ternyata Bukan Kafe Mewah, Tapi <i>Kursi Lipat</i>

Korban yang takut dengan ancaman pelaku kemudian mengurung diri di kamarnya hingga keesokan harinya.

“Sore harinya sekitar pukul 18.00 Wita, kakak korban datang menemui korban untuk memberikan uang. Saat menerima uang, korban ini menyembunyikan wajahnya,” tambahnya.

Berita Terkait:  Sweeping di Kabila Bone Dicibir Netizen, Kasatlantas: Razia Dilaksanakan Sesuai Aturan

Merasa curiga dengan gerak gerik korban, kakak korban, Yasin Mosii kemudian memaksa untuk melihat wajah korban yang ternyata sudah penuh lebam.

Tak terima dengan yang dialami oleh adiknya tersebut, Yasin lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapa. “Kami sudah melapor pak, hari Jumat kemarin sekitar jam 8 malam,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Pejabat Basarnas Terjaring OTT KPK, Kapuspen: Hukum Sesuai Prosedur

Selain telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan, keluarga juga telah membawa korban ke faskes untuk dilakukan visum. Hingga berita ini dilansir, Hargo.co.id masih berusaha menghubungi pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.(*)

Berita Terkait:  Mau Healing Tanpa Pusing? Yuk, ke Pantai Kaisomaru

Penulis: Sucipto Mokodompis