Metropolis

Operasi Patuh Otanaha, Polisi Sita Puluhan Knalpot Brong

×

Operasi Patuh Otanaha, Polisi Sita Puluhan Knalpot Brong

Share this article
Knalpot
Puluhan Knalpot brong yang di situ Polresta Gorontalo Kota, Sabtu (22/7/2023). (Foto: Jalal / GP)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot brong menjadi salah satu pelanggaran yang menjadi target Operasi Patuh Otanaha 2023.

Berita Terkait:  Usai Hujan, Jalan Sudirman Hingga Depan Kampus UNG Terendam Air

Kabag Binops Ditlantas Polda Gorontalo, Kompol Rachman mengatakan, kendaraan yang tidak menggunakan knalpot standar alias knalpot racing ini memang sering dikeluhkan masyarakat.

“Suara yang dikeluarkan dari knalpot racing ataupun brong ini mengganggu kenyamanan masyarakat,” kata Kompol Rachman, Sabtu (22/7/2023).

Berita Terkait:  Polresta Gorontalo Kota Bongkar Kasus Peredaran Narkoba Lewat Medsos

“Untuk itu jajaran direktorat lalulintas dan polres jajaran menindaklanjuti untuk menertibkan knalpot racing ini,” tambahnya.

Ia mengatakan, Operasi Patuh Otanaha 2023 ini sudah berlangsung selama 13 hari, sejak dimulai pada 11 Juli 2023 pekan kemarin.

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Kasus Perdagangan Orang Modus Pijat Refleksi di Gorontalo

Pada pelaksanaan ini, kata Kompol Rachman, pihaknya melakukan tindakan preemtif, preventif dan gakum terhadap pelanggar.

“Tentu dalam pelaksanaannya sesuai dengan rencana garis besar dan petunjuk arahan dalam pelaksanaan operasi,” kata Kompol Rachman.

Berita Terkait:  Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Saksi Dugaan Kasus Jual Beli SPBE Diciduk Usai Persidangan

“Porsinya preemetif 40 persen kemudian preventif 40 persen dan gakum 20 persen,” terangnya.

Kompol Rachman juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mentaati aturan berlalu lintas agar tetap selamat, nyaman dan aman di jalan.

Berita Terkait:  Kapolres Pohuwato: Daripada Tutup Jalan, Silakan Gelar Pesta di Polres Secara Gratis

“Jadi sesuai dengan tema Operasi Patuh 2023 ini yaitu, Patuh dan Tertib Berlalu lintas Cermin Moralitas Bangsa,” tandasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis