Legislatif

Pembebasan Lahan Belum Terealisasi, Pekerjaan Jalan di Anggrek Terancam Batal

×

Pembebasan Lahan Belum Terealisasi, Pekerjaan Jalan di Anggrek Terancam Batal

Share this article
Pembebasan Lahan Belum Terealisasi, Pekerjaan Jalan di Anggrek Terancam Batal
Aleg Lukum Diko saat berbincang dengan Pj. Bupati Gorut, Sila N Botutihe bersama aleg lainnya dan beberapa kepala OPD usai Rapat Paripurna, Selasa (16/07/2024). (Foto: Alosius Marthen Budiman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan pekerjaan jalan yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Kecamatan Anggrek Desa Helumo Dusun Bainaale terancam tidak jadi dilaksanakan.

Berita Terkait:  Komisi IV DPRD Kabgor Fasilitasi Penyelesaian Polemik di SDN 15 Tibawa

Pasalnya, untuk lokasi pelaksanaan program pembangunan tersebut, berada dalam kawasan hutan yang ternyata belum dibebaskan.

Persoalan ini disampaikan oleh wakil rakyat dari Fraksi Golkar DPRD Gorut, Lukum Diko dalam rapat paripurna, Selasa (16/07/2024).

Berita Terkait:  DPRD Dukung Pemkab Gorontalo Jalin Kerjasama dengan BTN

“Saat ini ada anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk pembangunan jalan yang ada di Bainaale, dan itu terancam tidak dapat dilaksanakan karna status lokasi pembangunan masih masuk dalam kawasan hutan yang sampai saat ini masih belum dibebaskan oleh pemeintah daerah,” tegas Lukum.

Lukum mengatakan, untuk tahapan pelaksanaan program tersebut saat ini sudah masuk pada MC0

dan sudah ada proses penandatanganan kontrak kerja dengan pihak ketiga.

Tentunya hal seperti ini, menurutnya, sangat disayangkan terjadi.

Berita Terkait:  Hamzah: Sebelum Akhir September APBD-P Harus Diparipurnakan

“Padahal, dari tahun kemarin hal ini sudah diingatkan berulang-ulang kali, bahkan hampir setiap minggu diingatkan. Namun, entah apa yang terjadi nyatanya sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” kata Lukum.

Lukum khawatir dengan kondisi yang ada itu, program pembangunan jalan yang diharapkan oleh masyarakat tersebut tidak jadi dilaksanakan pada tahun anggaran 2024.

Berita Terkait:  DPRD Pohuwato Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram

“Kami tidak tau apakah OPD yang ada saat ini sudah bosan atau OPD sudah tidak ingin bekerja lagi. Karena hal ini sudah berulang-ulang kali terjadi,” ujarnya.

Lukum berharap, persoalan ini mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah daerah, terutama OPD terkait.

Berita Terkait:  Dongkrak PAD, Gustam: Maksimalkan Potensi yang Ada

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Thamrin Siradjudin mengaku bahwa untuk persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan telah menjadi perhatian pihaknya.

“Saat ini untuk proses pembebasan status lahan tersebut sementara berproses,” kata Thamrin.

Berita Terkait:  Windra: Bimtek Bagi Aleg Banyak Manfaat dan Berdampak Positif

Di hubungi terpisah, Kepala Bappeda Gorut, Helmi Potutu maih enggan untuk diwawancarai ataupun untuk dimintai tanggapannya. Dia berjanji akan menjawab pertanyaan ini dilain waktu, dan pasti akan mengundang para pewarta.(*)

Penulis: Alosius Marthen Budiman 

Berita Terkait:  Dapat Tingkatkan Perekonomian Warga, DPRD Kabgor Apresiasi Pelaksanaan Pasar Malam