Hargo.co.id, GORONTALO – Kinerja pengelolaan sampah yang dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo (DLH) mendapat respons beragam dari masyarakat.
Sejumlah warga menilai pelayanan pengangkutan sudah berjalan cukup baik, meski di beberapa titik masih ditemukan kendala teknis.
Nina Samaun (50), warga Kelurahan Heledulaa Utara, menuturkan bahwa dirinya biasa menempatkan sampah di depan rumah sejak subuh untuk menunggu mobil pengangkut yang umumnya tiba sekitar pukul 07.00 Wita.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, ia mengaku pengangkutan sempat mengalami keterlambatan.
Menurutnya, kemungkinan hal itu dipengaruhi oleh hari libur perayaan seperti Imlek, sehingga operasional tidak berjalan normal.
Ia berharap pengangkutan sampah di wilayahnya dapat kembali rutin setiap hari, mengingat produksi sampah rumah tangga dilakukan sekali sehari.
Meski demikian, Nina tetap mengapresiasi layanan pengangkutan sampah dari pemerintah.
Ia berharap armada dapat kembali beroperasi tepat waktu agar lingkungan yang sudah tertata tidak terganggu oleh tumpukan sampah dan bau tidak sedap.
Berbeda dengan kondisi tersebut, Heni Mpidu (42), warga Wongkaditi Barat tepatnya di kawasan Jalan Dua Susun (JDS) mengaku pelayanan di lingkungannya berjalan lancar.
Truk pengangkut sampah rutin datang setiap pagi dan terkadang kembali beroperasi pada siang hari untuk memastikan sampah terangkut seluruhnya.
“Pengangkutan di sini rutin. Biasanya pagi sudah diambil, kadang siang datang lagi,” ujarnya.
Di wawancara terpisah, salah satu petugas DLH, Awad (42), yang telah bertugas sejak 2015, menjelaskan bahwa petugas mulai beroperasi sekitar pukul 07.00 Wita menggunakan armada gerobak motor (Getor) listrik untuk melayani kawasan perumahan.
Ia mengakui bahwa keterlambatan kadang terjadi akibat kendala teknis seperti kendaraan mogok, ban bocor, atau hambatan operasional lainnya.
Awad juga mengimbau masyarakat untuk membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Menurutnya, masih ada warga yang menaruh sampah setelah armada selesai melintas, sehingga pengangkutan menjadi kurang maksimal.
Secara umum, pelayanan pengangkutan sampah oleh DLH telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Namun, perbedaan kondisi di beberapa wilayah menunjukkan perlunya peningkatan manajemen operasional dan koordinasi,
sekaligus kedisiplinan warga dalam membuang sampah tepat waktu agar kebersihan kota tetap terjaga.(Mg-08)












