Kota Gorontalo

Penguatan SDGs Kota Gorontalo, Indra Gobel Minta Pelibatan Pemulung dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah

×

Penguatan SDGs Kota Gorontalo, Indra Gobel Minta Pelibatan Pemulung dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah

Share this article
Penguatan SDGs Kota Gorontalo, Indra Gobel Minta Pelibatan Pemulung dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel ketika memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Tahap I Penguatan Tata Kelola SDGs Kota Gorontalo yang berlangsung di Hotel Aston, Kamis (16/7/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo menekankan pentingnya pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Berita Terkait:  Ismail Tegaskan, Program Pendidikan Inklusif Sangat Penting

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, saat membuka Workshop Tahap I Penguatan Tata Kelola SDGs Kota Gorontalo yang berlangsung di Hotel Aston, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Indra menegaskan bahwa 17 tujuan SDGs harus menjadi acuan dalam menyelaraskan program pembangunan dengan potensi daerah serta persoalan yang dihadapi masyarakat.

Berita Terkait:  Ismail Dorong Warga Berpartisipasi Aktif Majukan Kota Gorontalo

Menurutnya, keberhasilan SDGs tidak diukur dari banyaknya dokumen yang disusun, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.

“Konsep kesejahteraan yang selama ini dikenal masyarakat kini dikemas lebih modern dan terukur melalui SDGs. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh elemen dapat bergerak bersama untuk mencapai tujuan tersebut,” kata Indra Gobel.

Berita Terkait:  Effendy Harap, Usulan di Musrenbang Sesuai dengan Aspirasi Warga

Salah satu isu yang mendapat perhatian khusus dalam forum tersebut adalah pengelolaan sampah.

Indra menilai meningkatnya volume sampah di Kota Gorontalo perlu dipahami sebagai konsekuensi

Berita Terkait:  Adhan Lantik 15 Pejabat Eselon III dan IV, Ini Daftar Namanya

dari tumbuhnya aktivitas ekonomi dan perdagangan yang terus berkembang.

Menurutnya, sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Provinsi Gorontalo,

Berita Terkait:  Realisasi DAK Pemkot Gorontalo Tahun 2024 Capai 100 Persen

Kota Gorontalo harus mampu mengelola persoalan sampah secara baik

agar tetap menjadi daerah yang nyaman bagi masyarakat sekaligus menarik bagi investor dan wisatawan.

Berita Terkait:  Kegiatan Mini Lokakarya, Cara DPPKBP3A Kota Gorontalo Evaluasi Penanganan Stunting

“Kita harus siap menghadapi persoalan sampah ini dan membuktikan bahwa Kota Gorontalo representatif untuk menyambut pelaku usaha, pekerja maupun wisatawan yang datang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Indra Gobel menekankan bahwa penyusunan tata kelola SDGs harus dilakukan secara partisipatif

Berita Terkait:  Pencegahan Stunting, Langkah Menuju Indonesia Emas 2045

dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk mereka yang selama ini berada di garis depan pengelolaan sampah.

Ia menilai pemulung dan petugas kebersihan memiliki pengalaman langsung

Berita Terkait:  Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan: Dibangun Baru, Bukan Ditambal

yang dapat menjadi sumber informasi penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Untuk persoalan sampah, para pemulung dan petugas kebersihan memiliki pengetahuan serta pengalaman empiris terkait proses pemilahan dan pengelolaan sampah. Masukan mereka penting agar kebijakan yang disusun tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi dapat diterapkan secara efektif di lapangan,” tegasnya.

Berita Terkait:  Wakaf 2.500 Al-Qur'an dari BWA, Ismail Madjid: Menunjang Visi Misi Pemkot

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo berharap penguatan tata kelola SDGs dapat menghasilkan kebijakan pembangunan

yang lebih inklusif, berbasis kebutuhan masyarakat, dan mampu mendukung terwujudnya Kota Gorontalo yang berkelanjutan serta layak huni.(Adv) 

Berita Terkait:  Adhan Tekankan Peran Lurah Sebagai Garda Terdepan Pelayan Masyarakat