Metropolis

Polisi Sita Puluhan Botol Miras dari Rumah Warga dan Sejumlah Kios

×

Polisi Sita Puluhan Botol Miras dari Rumah Warga dan Sejumlah Kios

Share this article
Polisi Sita Puluhan Botol Miras dari Rumah Warga dan Sejumlah Kios
Aparat Kepolisian berhasil menyita puluhan botol Minuman Keras (Miras) dari kios dan juga rumah masyarakat.

Hargo.co.id, GORONTALO – Peredaran minuman keras (miras) kembali menjadi perhatian aparat kepolisian di Gorontalo.

Berita Terkait:  Oknum Perwira Polda Gorontalo Diduga Rusak Handphone Wartawan saat Meliput Demo

Dalam penindakan yang dilakukan secara terpisah di Kabupaten Gorontalo dan Pohuwato, polisi mengamankan puluhan botol miras dari rumah warga hingga sejumlah kios.

Di Kabupaten Gorontalo, pengungkapan dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Gorontalo setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan miras di Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Senin (24/8/2026) malam.

Berita Terkait:  60 Kg Tikus Siap Konsumsi Disita Petugas Gabungan Pelabuhan Penyeberangan

Operasi tersebut dipimpin Kanit Opsnal Resnarkoba Polres Gorontalo Ipda Suleman T. Dinti, S.H., atas instruksi Kasat Resnarkoba Iptu Rudianto Simbala, S.H.

Tim bergerak dari Mapolres Gorontalo sekitar pukul 18.00 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.45 Wita. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sebuah rumah milik warga berinisial Ibu A.

Berita Terkait:  KDRT di Ulapato Bikin Geger, Pelaku Kabur Usai Aniaya Korban

Hasilnya, polisi menemukan sejumlah miras yang diduga siap diedarkan. Barang bukti yang diamankan terdiri dari 10 botol Cap Tikus ukuran 600 mililiter, 13 botol Bir Bintang ukuran 620 mililiter, serta 15 botol Kasegaran ukuran 620 mililiter.

Seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Gorontalo untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait:  Polresta Gorontalo Kota Amankan 986 Botol Miras Jenis Cap Tikus

Kasat Resnarkoba Polres Gorontalo Iptu Rudi mengapresiasi peran masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan peredaran miras.

Menurutnya, laporan warga sangat membantu kepolisian dalam mengidentifikasi titik-titik yang diduga menjadi lokasi peredaran minuman beralkohol.

Berita Terkait:  Ditinggal Pergi Berobat ke Luar Kampung, Rumah Warga Desa Pelita Hijau Hangus Terbakar

“Informasi dari warga adalah kunci utama kami dalam memetakan dan memberantas peredaran barang haram ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemberantasan miras akan terus dilakukan karena konsumsi minuman beralkohol dinilai berpotensi memicu berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Berita Terkait:  Polsek Kota Utara Ringkus Pelaku Penikaman di Wongkaditi

Operasi tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Polres Gorontalo memberantas penyakit masyarakat (pekat), termasuk peredaran miras, perjudian, premanisme, prostitusi, kepemilikan senjata tajam hingga penyalahgunaan narkoba.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi aktivitas ilegal ini dan bersama-sama menjaga wilayah hukum Polres Gorontalo agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.

Berita Terkait:  Gasak Uang Puluhan Juta Gegara Miras, Empat Pemuda di Pohuwato Dibekuk Polisi

Penertiban serupa juga dilakukan personel Polres Pohuwato. Piket fungsi yang dipimpin Pawas Polres Pohuwato AKP I Ketut Suka, S.IP., bersama Pamapta 2 Ipda Yayan Setyawan, S.H., menyambangi sejumlah kios di Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan sejumlah minuman beralkohol yang diduga diperjualbelikan.
Berita Terkait:  Polres Bone Bolango Gagalkan Peredaran 20 Paket Sabu

Barang yang diamankan berupa empat botol bir, dua botol Kasegaran, dua botol Pinarachi, 16 botol Cap Tikus ukuran 600 mililiter,

lima bungkus plastik berukuran 600 mililiter, serta 26 botol Hemaviton berisi Cap Tikus ukuran 150 mililiter.

Berita Terkait:  Bantu Perbaikan Jembatan, Seorang Warga Bongomeme Tewas Usai Tertimbun Material

Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., melalui AKP I Ketut Suka, mengatakan

patroli dilakukan sebagai langkah menekan peredaran miras yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.

Berita Terkait:  Warga Andalas Diserang OTK, Satu Pemuda Kena Luka Tikam

“Patroli ini dilaksanakan guna menekan peredaran minuman keras yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas dan ketertiban di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menyebut konsumsi miras dapat menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas,

Berita Terkait:  60 Kg Tikus Siap Konsumsi Disita Petugas Gabungan Pelabuhan Penyeberangan

seperti penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, kenakalan remaja hingga kecelakaan lalu lintas.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga memberikan teguran dan imbauan kepada pemilik kios agar tidak kembali menjual miras.

Berita Terkait:  KDRT di Ulapato Bikin Geger, Pelaku Kabur Usai Aniaya Korban

Kepolisian memastikan penertiban terhadap peredaran miras akan terus dilakukan sebagai bagian dari

upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum masing-masing.(Kif) 

Berita Terkait:  Bantu Perbaikan Jembatan, Seorang Warga Bongomeme Tewas Usai Tertimbun Material