Metropolis

Persidangan Penipuan Jual Beli SPBE, Kuasa Hukum Terdakwa Sebut Pernyataan Saksi Tak Benar

×

Persidangan Penipuan Jual Beli SPBE, Kuasa Hukum Terdakwa Sebut Pernyataan Saksi Tak Benar

Share this article
Persidangan Penipuan Jual Beli SPBE, Kuasa Hukum Terdakwa Sebut Pernyataan Saksi Tak Benar
Pengadilan Negeri Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo, menggelar sidang perkara penipuan jual beli Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Bumi Panua, dengan terdakwa HH, Rabu (06/08/2025).

Berita Terkait:  Polisi Bekuk 18 Terduga Pelaku Penganiayaan di Kelurahan Biawu

Sidang yang dipimpin langsung oleh majelis hakim Otto Wijanarto dengan hakim anggota Daimon Siahaan dan Muhamad Kadafi ini, mengagendakan menendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang perkara penipuan jual beli SPBE ini dimulai sejak pukul 13.30 Wita, dengan saksi atas nama Dharma Yudi, yang tidak lain adalah kontraktor dalam projek pembangunan SPBE Bumi Panua.

Berita Terkait:  Pulang Merantau dan Diduga Bawa Sabu, Seorang Pria Diamankan Polisi

Usai persidangan, Kuasa Hukum terdakwa Ali Rajab. SH, mengungkapkan, berdasarkan fakta persidangan, pihaknya menemukan banyak kejanggalan yang keluar dari keterangan saksi yang dihadirkan.

Dimana, Ali Rajab menjelaskan, dana Rp 1.4 miliar yang dilaporkan oleh Willy Akbar Pajani terhadap terdakwa HH ini, mengalir langsung ke dua rekening milik saksi Dharma Yudi.

Berita Terkait:  Sejumlah Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Simpang Lima Kota Gorontalo

“Hari ini agenda sidangnya mendengarkan keterangan saksi.

Dimana, dalam fakta persidangan, dana Rp 1.4 miliar yang dilaporkan oleh Willy terhadap klient kami HH ini,

Berita Terkait:  Polres Pohuwato Tindak Dugaan PETI di Patilanggio, Excavator dan Lima Orang Diamankan

ternyata mengalir ke dua rekening milik saksi yang dihadirkan oleh JPU, atas nama Dharma Yudi,” kata Ali Rajab. SH.

Ali juga menjelaskan, dalam fakta persidangan kali ini, aliran dana Rp. 1.4 miliar yang dilaporkan oleh Willy ini, dipakai untuk pekerjaan pembangunan SPBE Bumi Panua, dan pengurusan surat izin.

Berita Terkait:  Seorang Siswi SMK di Gorut yang Ditemukan Tak Bernyawa: Duduk di Kelas 10, Biasa Disapa Jupe

“Faktanya tidak ada pengurusan surat izin yang dapat dibuktikan oleh saksi atas nama Dharma Yudi

dalam agenda sidang kali ini,” jelas Ali.

Ali Rajab juga menegaskan, dalam fakta persidangan kali ini, bukti-bukti berupa foto pekerjaan SPBE

Berita Terkait:  Terduga Pelaku Pencurian Mainhole Proyek Revitalisasi Pertokoan Ditetapkan Tersangka

yang tertuang dalam berkas penyidikan, tidak dapat dibuktikan oleh saksi Dharma Yudi saat persidangan.

“Kami dari tim kuasa hukum terdawa HH, berkesimpulan, keterangan saksi dalam persidangan kali ini, tidak benar,” pungkas Ali Rajab SH. (Jun/Kif) 

Berita Terkait:  Diburu Lewat Jejak Digital, Terduga Pencuri iPhone 11 Pro Max di Boalemo Dibekuk Polisi