HeadlineMetropolis

Seorang Nelayan di Tomilito Hilang Saat Melaut, Diduga Terjatuh dari Perahu

×

Seorang Nelayan di Tomilito Hilang Saat Melaut, Diduga Terjatuh dari Perahu

Share this article
Seorang Nelayan di Tomilito Hilang Saat Melaut, Diduga Terjatuh dari Perahu
Tim SAR Gabungan saat evaluasi usai pencarian hari pertama, Kamis (23/01/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang nelayan asal Desa Bulango Raya, Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) hilang saat melaut di perairan Sulawesi.

Berita Terkait:  Kehadiran Gisel di Half Marathon Tuai Penolakan, Gubernur Didesak Terbitkan Rekomendasi Pembatalan

Hingga pukul 18.10 Wita, korban belum ditemukan oleh tim SAR Gabungan.

Korban bernama Yunus Dulamino (46). Terinformarsi, dia melaut sejak Rabu (22/01/2024) sekitar pukul 07.00 Wita bersama dengan dua temannya menggunakan perahu masing-masing.

Berita Terkait:  Gelar Razia, Polsek Paguyaman Pantai Amankan Belasan Sak Miras Cap Tikus

Yunus dan dua sahabatnya pergi memancing di perairan dekat Pulau Hulawa atau Pulau Lampu. Saat tengah malam, ketiga nelayan ini beristirahat di Pulau Lampu dan pada dini hari turun lagi melaut.

Sekitar pukul 07.00 Wita pada Kamis (23/1/2025), kedua teman korban melihat perahu korban bergerak berputar putar.

Berita Terkait:  Helm Digantung, Nyawa Jadi Taruhan

Penasaran dengan apa yang terjadi, dua rekan korban tersebut mendekat dan ternyata mereka mendapati perahu korban dalam keadaan kosong dan mesin masih hidup, sehingga perahu tersebut terus bergerak sendiri.

Kedua rekannya berinisiatif mencari keberadaan korban sambil menunggu perahu tersebut berhenti karena kehabisan BBM.

Berita Terkait:  Penikaman di Telaga Jaya: Motif Dendam, Korban Alami Luka Tusuk di Sekujur Tubuh

Usaha pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil, dan setelah perahu berhenti, rekan korban kemudian menarik perahu korban menuju Desa Bulango Raya dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa.

Korban diperkirakan terjatuh dari perahunya, karena makanan korban masih utuh dan terbuka seperti akan segera dimakan, serta perlengkapan lainnya juga masih lengkap.

Berita Terkait:  Hendak Kabur ke Malut, Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Polairud Berhasil Dibekuk

Atas laporan rekan korban tersebut, Sekdes Bulango Raya, Amir Ismail sekitar pukul 13.30 meneruskan laporan yang diterimanya ke Pos SAR Gorut.

Laporan tersebut kemudian segera ditindak lanjuti sebagaimana yang disampaikan oleh Analis SAR, Ibrahim Adam saat ditemui usai melakukan pencarian sekitar Pukul 18.00 Wita.
Berita Terkait:  Bawa Sabu, Seorang Pengemudi Bentor di Kota Gorontalo Diringkus Polisi

“Laporan siang tadi kami terima sekitar pukul 13.00 Wita dan setelahnya kami langsung lakukan persiapan dan pukul 14.00 Wita kami langsung melakukan aksi pencarian,” ungkapnya.

Hari pertama pencarian, tim SAR Gabungan menurunkan 1 unit RIB yang berangkat dari Pelabuhan Kwandang,

Berita Terkait:  Diduga Depresi Lantaran Ditipu Lewat Medsos, Seorang Ibu di Buliide Nekat Gantung Diri

dan 1 unit perahu karet yang berangkat dari pantai Bulango Raya serta didukung juga dengan 3 unit perahu nelayan yang ikut membantu pencarian.

“Personilnya dari BASARNAS termasuk ABK BASARNAS, TNI AL TNI AD, Polsek Kwandang dan masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait:  Remaja di Kota Gorontalo Tewas Ditikam Rekannya Sendiri

Lanjut dikatakan oleh Ibrahim bahwa pencarian hari pertama yang dilakukan belum mebuahkan hasl.

Disisi lain tim terkendala dengan cuaca, selain hujan, juga angin dan ombak.

Berita Terkait:  Pilgub Gorontalo: Golkar-PAN bakal Koalisi

“Nanti kami akan melakukan evaluasi hasil dari hari pertama dan juga mempelajari lagi kondisi serta cuaca dan arus. Karena ini sangatlah penting dalam menerapkan metode pencarian dan dugaan lokasi,” jelasnya.

Untuk waktu pencarian korban ditetapkan selama seminggu sejak pihak BASARNAS menerima laporan.

Berita Terkait:  Nataru 2025/2026: KAI Daop 1 Jakarta Siapkan Lebih Dari 909 Ribu Tempat Duduk, Penjualan Terus Naik, Yuuk Manfaatkan Beragam Promo yang Disediakan

Sementara itu, Kepala Desa Bulango Raya, Kisman Noe yang berada di Posko SAR mengatakan bahwa

memang saat ini kondisi cuaca tidak bersahabat, sehingga dirinya menghimbau kepada warga masyarakat

Berita Terkait:  Hendak Kabur ke Malut, Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Polairud Berhasil Dibekuk

agar selalu memperhatikan cuaca ketika hendak turun bekerja entah itu melaut maupun di darat.

“Tentunya saya prihatin dengan kejadian ini, untuk itu saya menghimbau selaku pemerintah desa

Berita Terkait:  Nataru 2025/2026: KAI Daop 1 Jakarta Siapkan Lebih Dari 909 Ribu Tempat Duduk, Penjualan Terus Naik, Yuuk Manfaatkan Beragam Promo yang Disediakan

agar masyarakat selalu berhati hati dalam beraktivitas dan juga memperhatikan cuaca,” tandasnya.(Alosius)