Metropolis

Aliansi Sopir Desak Pemprov Gorontalo Bentuk Satgas Pengawas Solar Bersubsidi

×

Aliansi Sopir Desak Pemprov Gorontalo Bentuk Satgas Pengawas Solar Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Aliansi Sopir Desak Pemprov Gorontalo Bentuk Satgas Pengawas Solar Bersubsidi
Suasana aksi demonstrasi ratusan sopir truk di Perlimaan Telaga, yang menuntut pemerintah segera membentuk satgas pengawasan distribusi solar bersubsidi.

Hargo.co.id, GORONTALO – Sopir truk yang tergabung dalam aliansi sopir se-Provinsi Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di kawasan Perlimaan Telaga, Senin (25/5/26).

Berita Terkait:  Ka Kuhu Minta Maaf di Proses Mediasi Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Rongki: Perkara Tetap Lanjut

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kelangkaan BBM solar bersubsidi yang dinilai terus terjadi di berbagai wilayah di Gorontalo.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Pemerintah Provinsi Gorontalo segera membentuk satuan tugas (Satgas) pengawasan di setiap SPBU guna mencegah penyalahgunaan distribusi solar bersubsidi.

Berita Terkait:  Polres Pohuwato Ringkus Enam Warga Gegara Sabu

Jenderal lapangan pada aksi itu, Erlin Adam, mengatakan pembentukan Satgas harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, DPRD Provinsi Gorontalo, Dinas Perhubungan, hingga PT Pertamina Patra Niaga.

“Isu besar yang kami bawa hari ini adalah kelangkaan BBM solar bersubsidi. Kami meminta pemerintah daerah membentuk satgas di setiap SPBU di Provinsi Gorontalo untuk mengawasi distribusi solar,” ujar Erlin.

Berita Terkait:  1.768 Bungkus Rokok Ilegal Diamankan di Pelabuhan Gorontalo

Menurutnya, aksi di Perlimaan Telaga dipilih karena para sopir sebelumnya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak terkait

dan menerima janji pembentukan satgas. Namun hingga kini realisasi pembentukan satgas tersebut belum terlihat.

Berita Terkait:  Pemicu Kebakaran RSUD Dunda Limboto Diduga Lantaran Kompor Gas Meledak

“Sudah berkali-kali ada pertemuan dan dijanjikan satgas akan segera dibentuk, tetapi sampai sekarang belum ada. Karena itu kami memutuskan melakukan demonstrasi,” jelasnya.

Erlin menyebut peserta aksi berasal dari berbagai daerah di Gorontalo dengan jumlah mencapai lebih dari 100 sopir truk.

Berita Terkait:  Satu Unit Kantor Koperasi di Tilango Ludes Dilahap Si Jago Merah

Dalam pelaksanaannya, aksi sempat diwarnai insiden ketika terjadi upaya pembubaran massa. Menurut Merlin, kondisi tersebut dipicu oleh blokade jalan yang dilakukan.

Ia juga mengaku kecewa karena tuntutan mereka belum mendapatkan respons langsung dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. Massa berharap dapat berdialog dengan Gubernur Gorontalo serta pihak terkait lainnya untuk membahas solusi atas persoalan kelangkaan solar.

Berita Terkait:  Kebakaran di Kompleks Kampus II IAIN, Pemilik Rumah Minta PLN Bertanggungjawab

“Kami berharap Gubernur, Kapolda, dan PT Patra Niaga bisa hadir karena kami membawa pakta integritas terkait pembentukan satgas di setiap SPBU,” katanya.

Meski sempat ditemui perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo,

Berita Terkait:  Hilang 5 Hari, Nelayan Pohuwato Ditemukan dengan Kondisi Mengenaskan

serta aparat kepolisian, Erlin menilai belum ada jawaban konkret terhadap tuntutan yang disampaikan massa.

Maka dari itu, aliansi sopir berencana kembali menggelar aksi lanjutan

Berita Terkait:  Gudang di Telaga Terbakar, Dipicu Pembakaran Sampah

apabila tuntutan pembentukan satgas pengawasan solar bersubsidi tidak segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Kemungkinan akan ada aksi jilid dua dengan tuntutan yang sama, yakni mendesak pembentukan satgas di setiap SPBU di Provinsi Gorontalo,” tegasnya. (Mg-08) 

Berita Terkait:  Dua Mayat yang Ditemukan di Limboto Merupakan Korban Penikaman