Kota Gorontalo

11 Peserta MTQ Nasional dapat Uang Saku dari Adhan

×

11 Peserta MTQ Nasional dapat Uang Saku dari Adhan

Share this article
11 Peserta MTQ Nasional dapat Uang Saku dari Adhan
Penyerahan uang saku kepada peserta MTQ tingkat nasional oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea melepas 11 peserta utusan Kota Gorontalo yang akan mengikuti MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Berita Terkait:  Tampil dengan Tema Warna Adat Gorontalo, Arzetta Ramadhani Gobel Pukau Pengunjung IFW 2024

Pelepasan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Gorontalo pada Senin (7/9/2026). Sebelum berangkat, seluruh peserta menerima uang saku dari Adhan sebagai dukungan selama mengikuti ajang tingkat nasional tersebut.

Adhan meminta peserta menjaga kesungguhan selama mengikuti perlombaan.

Berita Terkait:  Jalan Taman Buah Mulai Diperbaiki, Warga Akhiri Penantian Bertahun-tahun

Menurut dia, kemampuan membaca Al-Qur’an perlu disertai pemahaman terhadap isi dan kandungannya.

“Bacaan Al-Qur’an yang dilombakan tidak sekadar menjadi ajang lomba. Yang penting isi kandungan Al-Qur’an dipahami dengan baik dan diamalkan dalam kehidupan,” kata Wali Kota Adhan Dambea.

Berita Terkait:  BKPP Kota Gorontalo: Pembatalan Tujuh PPPK Sesuai Mekanisme

Perhatian Adhan terhadap urusan agama sudah ia bangun sejak periode kepemimpinannya terdahulu. Saat kembali memimpin Kota Gorontalo, ia menghidupkan lagi persyaratan sertifikat mengaji bagi siswa SD sederajat yang hendak masuk SMP.

Kebijakan itu, kata Adhan, mendorong anak-anak untuk lebih giat belajar mengaji. Ia juga ingin kegiatan pengajian di Kota Gorontalo terus berkembang.

Berita Terkait:  Dugaan Pengeroyokan Oknum Polisi, Kuasa Hukum Pemkot: Anggota Satpol PP Tak Punya Senjata Kejut

“Saya sangat senang dengan kegiatan keagamaan, bukan tiba-tiba. Saya juga sudah buat kebijakan yang mau masuk SMP dari SD sederajat wajib kantongi sertifikat mengaji. Alhamdulillah dengan kebijakan ini, anak-anak jadi pintar mengaji dan orang tua bangga,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan agama tetap dijalankan di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah pusat. Wali Kota Adhan juga sudah meminta Bagian Kesra segera membayar honor yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan.

Berita Terkait:  Adhan Diperiksa Polda jadi Saksi, Kuasa Hukum: Pencabutan SK Cagar Budaya Tak Berdiri Sendiri

Sebelas peserta yang berangkat ke Semarang terdiri dari Fadila Ismail pada cabang hafalan 1 juz dan tilawah; Munadhil Fawwaz Muhdar dan Nur Muhgni Sumirat pada hafalan 10 juz; Audilah Nur Muharam dan Abdurahman Yasir Arafat pada qiroat murattal dewasa; serta Yamin Isa pada qiroat mujawwad dewasa.

Cabang kaligrafi diikuti Amir Ngau pada golongan naskah, Mohamad Aqil Daud pada hiasan mushaf, Rifanza Fadhal Rahman pada dekorasi, Ismail Yasin pada kontemporer, dan Mohamad Dauarta Ibrahim pada digital.

Berita Terkait:  Pasar Sentral Difungsikan, Marten: Jangan Ada Lagi Pedagang Jualan di Jalanan

Wali Kota Adhan Dambea pun mendoakan para peserta dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Kota Gorontalo di tingkat nasional.

“Insyaallah bisa harumkan nama Gorontalo di kancah nasional,” kata dia.(Adv) 

Berita Terkait:  Kantor Wali Kota Baru Masuk Skala Super Prioritas