Kota Gorontalo

Aplikasi e-Monep, Ismail: Dukung Tranparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan

×

Aplikasi e-Monep, Ismail: Dukung Tranparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan

Share this article
Aplikasi e-Monep, Ismail_ Dukung Tranparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan
Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid tengah memberikan arahan pada kegiatan Bimtek penerapan aplikasi e-Monep, Kamis (13/2/2025). (Foto: Prokopim)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar bimbingan teknis (Bimtek) penerapan aplikasi elektronik monitoring evaluasi pengendalian dan pelaporan pembangunan (e-Monep) New Generation, Kamis (13/2/2025).

Berita Terkait:  Warga Lega, Persimpangan Jalan di Kota Gorontalo Mulai Bebas dari Aktivitas Badut

Kegiatan yang dihelat di ball room Hotel Grand Q itu, dibuka secara resmi oleh penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid dan dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Deddy Kadullah, Kepala Biro Pengendalian Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Gorontalo, para Asisten, staf Ahli, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Ismail Madjid menekankan pentingnya efektivitas penerapan aplikasi e-Monep New Generation dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah.

Berita Terkait:  Adhan Ganti Tiga Nama Jalan, Ajoeba Wartabone, Zainal Umar Sidiki hingga BJ Habibie Diabadikan

Ia menambahkan, Bimtek e-Monep yang dilaksanakan hampir setiap tahun ini, bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring, evaluasi, dan pelaporan berbasis website.

Dengan penerapan aplikasi ini, progres pekerjaan fisik dan penyerapan anggaran dapat dipantau secara langsung, sehingga pelaporan kegiatan dapat dilakukan secara tertib dan disiplin.

Berita Terkait:  Kantor Wali Kota Gorontalo akan Dipindahkan ke Terminal 42, Wujud Janji Kampanye Adhan-Indra

“Pengendalian dan evaluasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan pembangunan daerah. Tujuannya adalah memastikan keberhasilan pencapaian rencana pembangunan yang telah ditetapkan, serta mewujudkan konsistensi antara dokumen perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaannya,” jelasnya.

Maka dari itu, Ismail mengingatkan peserta Bimtek agar mengikuti kegiatan dengan serius dan teliti, terutama dalam penginputan data, agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berdampak negatif bagi OPD terkait.
Berita Terkait:  Lomba OSN, O2SN dan FLS2N Tingkat Kecamatan Hulonthalagi Mulai Digelar

“Kita harus pro aktif dalam setiap tahapan penginputan, tertib mengikuti proses bimbingan teknis hingga akhir, serta mengimplementasikan materi yang diperoleh selama Bimtek ini,” tandas Ismail Madjid.

Sebagai bentuk evaluasi, setiap triwulan akan dilakukan rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev)

Berita Terkait:  Silaturahmi dengan Warga di Tiap Kelurahan, Adhan Enggan Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

untuk menilai kinerja PA, KPA, dan PPTK dalam menerapkan e-Monep.

Hal ini, menurut Ismail, bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kendala

Berita Terkait:  Adhan akan Kembalikan Fungsi Pasar Beringin, Warga Bereuforia: Begini Bilang Pemimpin

dalam penyerapan anggaran agar lebih sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Agar, tambah dia, kejadian tahun kemarin tidak terulang kembali, dimana pada Triwulan IV

Berita Terkait:  Adhan Bongkar Mafia Obat di RSAS dan RS Otanaha, Skema 20 Persen Jadi 100 Persen Terkuak

capaian dan realisasi fisik Pemerintah Kota Gorontalo berada di rangking empat dari pemerintah daerah lain yang ada di Provinsi Gorontalo.

“Pada Triwulan IV, capaian realisasi fisik dan keuangan turun ke peringkat keempat. Hal ini disebabkan masih adanya beberapa OPD yang belum menyelesaikan laporan mereka tepat waktu,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Stunting di Kota Gorontalo Naik Signifikan, Sekda: Penanganan Harus Lebih Masif

Sebagai penutup, Ismail Madjid berharap seluruh peserta Bimtek dapat memahami dan menerapkan

materi yang disampaikan dalam kegiatan ini, demi optimalisasi penerapan e-Monep di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Basket Ball 3x3 Competition Patriorik Digelar Besok, Bakal Dihadiri Tri Hartanto

“Diharapkan penanggung jawab e-Monep selalu mengecek kendala yang dihadapi staf dalam penginputan realisasi penyerapan anggaran bulanan. Dengan komitmen bersama, kita bisa mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan,” pungkasnya.(adv)