Kabar Nusantara

Masyarakat Diajak Bersihkan Sampah di Kawasan Hutan Mangrove

×

Masyarakat Diajak Bersihkan Sampah di Kawasan Hutan Mangrove

Share this article
Sampah Hutan Mangrove
Polair Boalemo bersama masyarakat saat membersihkan sampah yang menumpuk di Kawasan hutan mangrove Desa Lamu, Jumat (08/12/2023). (Foto: Dok. Polda Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALOPolair Boalemo melakukan pembersihan sampah yang menumpuk di Kawasan hutan mangrove Desa Lamu, Jumat (08/12/2023).

Berita Terkait:  Jelang HUT Bhayangkara, Polsek Popayato Gelar Bakti Sosial Lintas Agama

Kasat Polair Boalemo IPTU Mahyudin Thalib yang memimpin langsung Giat tersebut juga menggandeng Pemerintah desa Lamu.

Selain membersihkan sampah, juga dilakukan pemasangan spanduk himbaun untuk sama smaa menjaga lingkungan kebersihan hutan manggrove.

Berita Terkait:  Polres Simalungun Selesaikan 64 Perkara Pencurian Melalui Restorative Justice

IPTU Mahyudin mengatakan, pihaknya membersihkan kawasan itu untuk mengajak masyarakat hidup bersih dan menjaga lingkungan di Kawasan hutan mangrove.

“Ini adalah salah satu wujud memelihara lingkungan, dimana mangrove yang begitu penting kita membuat mangrove ini bersih,” kata IPTU Mahyudin.

Berita Terkait:  Polda Gorontalo Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

“Kami mengajak masyarakat karena kita hidup dalam suatu lingkungan yang saling ketergantungan. Seperti yang kita lihat, disini sangat kotor,” tambahnya.

IPTU Mahyudin meyakini, jika mangrove tersebut dijaga dan dalam keadaan bersih akan memiliki banyak kegunaan bagi masyarakat.

Berita Terkait:  AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, Gerbang Polri dan ASEAN Jaga Kejahatan Transnasional

“Kawasan mangrove ini sangat berguna dalam hal mencegah abrasi maupun menahan misalnya ada gelombang tsunami,”terangnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan tersebut juga tidak bisa secara instan. Dibutuhkan proses waktu yang bertahap.

Berita Terkait:  Menhub Budi Karya Sumadi Dipanggil KPK Sebagai Saksi Dugaan Kasus Suap Jalur Kereta Api

“Tentunya masalah kebersihan ini tidak bisa spontan karena ini menyangkut habbit dari kebiasaan warga masyarakat,” imbuhnya.

Mahyudin menjelaskan, perlu adanya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.

Berita Terkait:  Konser Band Kotak yang akan Digelar Bawaslu Dikritisi, Veriyanto: Saya Ragu dengan Efeknya

Salah satunya adalah sampah plastik yang banyak ditemukan dikawasan hutan mangrove.

“Kita perlu menanamkan kesadaran tentang kebersihan. Terutama sampah plastik yang banyak berhamburan di kawasan ini,” ujarnya.

Berita Terkait:  Kapolri: Kami Siap Jadi Organisasi Modern dan Tidak Anti Krtik

“Ini harus di bakar, kalau dia ditanam tidak akan terurai, kalaupun terurai tidak tahun kapan, berapa ratus tahun terurai,” lanjutnya.

Kasat Polair berharap, kedepan akan ada lebih banyak lagi pihak terkait yang mengurusi menjaga lingkungan mangrove yang ada.

Berita Terkait:  Maledungga 2025 Libatkan Puluhan Seniman

“Jadi ini adalah salah satu awal, mungkin kedepan nanti kita akan melibatkan stakeholder yang lain lebih banyak dan alat yang lebih memadai,” tandasnya.(*)

Rilis: Humas Polda Gorontalo 

Berita Terkait:  Kunjungi RSUD Hasri Ainun Habibie, Menkes RI Groundbreaking Gedung Rawat Inap