Legislatif

Banyak Kegiatan 2024 Masih Terhutang, Terungkap Saat Pembahasan LKPJ Bupati Gorut

×

Banyak Kegiatan 2024 Masih Terhutang, Terungkap Saat Pembahasan LKPJ Bupati Gorut

Sebarkan artikel ini
Banyak Kegiatan 2024 Masih Terhutang, Terungkap Saat Pembahasan LKPJ Bupati Gorut
Rapat Pansus LKPJ Bupati Gorut yang diselenggarakan DPRD bersama OPD. (Foto: Alosius Budiman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Banyaknya persoalan keuangan yang terjadi pada tahun anggaran 2024 membuat anggota panitia khusus (Pansus) DPRD Gorut, Windra Lagarusu sedikit bingung dan bertanya-tanya.

Berita Terkait:  Ridwan Arbie Dipilih jadi Ketua Tim Kerja DPRD Gorut

Pasalnya, dari pembahasan LKPJ bersama dengan para organisasi perangkat daerah (OPD) ternyata banyak tagihan yang tidak terbayarkan pada tahun anggaran 2024.

Windra Lagarusu dalam penjelasannya mengatakan bahwa kebingungan yang dialaminya terkait dengan apakah tagihan yang belum terbayarkan tersebut akan terhitung hutang atau akan hangus begitu saja.

Berita Terkait:  Tingkatkan APBD, Ini Cara yang Ditempuh Banggar DPRD Boalemo

“Banyak persoalan keuangan yang terjadi di tahun anggaran 2024. Terutama ada kegiatan yang telah dilaksanakan itu kemudian tidak terbayarkan,” ungkapnya.

Persoalan tersebut kemudian menurut Windra membuat pihaknya juga sedikit pusing dan bingung, hanya saja yang menjadi pertanyaan disini, apakah kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut kemudian tidak terbayarkan akan menjadi tanggungjawab siapa?

Berita Terkait:  Gedung DPRD Gorut Sepi, Sekwan: Para Aleg Izin Kampanye PSU

“Ini yang juga membuat kami pusing,” tegasnya.

Selain itu juga, yang belum jelas bagi pihaknya, kata Windra, apakah kegiatan yang tidak terbayarkan akan dimasukan dalam hutang beban untuk dibayarkan pada tahun anggaran berikutnya.

Berita Terkait:  Aspirasi Warga Saat Reses akan Jadi Bahan Penyusunan Program 2026

“Ini juga yang belum jelas bagi kami ya, apakah OPD memasukannya dalam beban hutang atau tidak,” ujarnya.

Sedikit informasi yang digali melalui aleg PKS yang masuk dalam Pansus LKPJ DPRD Gorut tersebut,

Berita Terkait:  Rivon: Veteran Sosok yang Patut Diapresiasi

kebanyakan yang tidak terbayarkan pada tahun anggaran 2024 kemarin yakni makan minum dan ATK.

“Dari yang kita ketahui, kebanyakan yang belum dibayarkan yakni biaya makan minum dan ATK,” jelasnya.

Berita Terkait:  Sejumlah Gudang Jagung di Kabgor Tolak Hasil Panen Petani, Pemprov Diminta Turun Tangan

Tentunya ini menjadi persoalan tersendiri kata Windra. Pasalnya yang belum dibayarkan adalah makanan, sesuatu yang telah dikonsumsi. Kemudian ATK, terkait dengan keperluan rutin kantor yang memang dibutuhkan. Pastinya ini akan menghambat kinerja dari OPD jika tidak diselesaikan.

“Dapat juga menjadi asumsi ketidak percayaan pihak ketiga terhadap pemerintah Gorut secara umum,

Berita Terkait:  Zulfikar Usira: Tumbilotohe Wujud Akulturasi Adat dan Agama

karena masih banyak yang tidak terbayarkan atau terhutang,” kata Windra.

Oleh karena itu, untuk kejelasan soal persoalan keuangan ini, pastinya akan dibicarakan dengan Badan Keuangan Daerah pada pembahasan LKPJ.

Berita Terkait:  Penuntasan Proyek Jalan Ponelo Diharap Masuk Program Prioritas

“Dalam artian soal apakah ini akan terbayarkan, ataukah menjadi hutang beban dan juga cara penyelesaiannya bagaimana,

tentu harus duduk bersama untuk dicarikan solusinya,” pungkas Windra Lagarusu.(Alosius) 

Berita Terkait:  Bahas APBD Perubahan 2025 dengan Dinas Kominfo, Hardi Mopangga Sampaikan Hal Ini