Persepsi

Negeri Kaya yang Tak Memberi Kerja

×

Negeri Kaya yang Tak Memberi Kerja

Share this article
Negeri Kaya yang Tak Memberi Kerja
Ilustrasi. (Foto: Radar Bojonegoro)

Akibatnya, kekayaan alam Indonesia tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat, dan hasilnya lebih banyak mengalir keluar negeri daripada dinikmati oleh masyarakat.

Berita Terkait:  Dari Parkir ke Pembangunan: Peran dan Eksistensi Retribusi Parkir di Kota Gorontalo

Dalam sistem alternatif yang berbasis pada prinsip-prinsip Islam, negara berperan aktif dalam mengelola sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.

Negara memastikan bahwa hasil dari sumber daya alam dimanfaatkan untuk pembangunan sosial dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, bukan hanya untuk keuntungan perusahaan swasta.

Berita Terkait:  Usia Senja Demokrasi, Kemerdekaan Masih Perlu Dipertanyakan

Begitu pula dengan sektor pendidikan dan ketenagakerjaan yang, dalam sistem kapitalisme, cenderung mengabaikan kebutuhan praktis dan keterampilan yang dibutuhkan oleh pasar kerja.

Banyak lulusan pendidikan formal yang kesulitan mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka,

karena sistem pendidikan yang tidak selalu relevan dengan kebutuhan industri.

Berita Terkait:  Serambi Mekah yang Terendam, Gorontalo yang Menyapa: Kisah Kepedulian Adhan Dambea–Indra Gobel

Dalam sistem Islam, pendidikan lebih diarahkan untuk menciptakan individu yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan di sektor riil.

Negara berperan dalam mengarahkan pelatihan dan pendidikan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,

Berita Terkait:  Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini

menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan di sektor-sektor yang memiliki potensi untuk menyerap tenaga kerja secara optimal.

Di sisi lain, upah pekerja di bawah sistem kapitalisme sering kali tidak sebanding dengan inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat.

Berita Terkait:  Datangi Kemenhub, Pj Gubernur Bahas Pengembangan Transportasi di Gorontalo

Banyak pekerja yang harus bekerja lebih keras untuk memperoleh upah yang minim,