Hargo.co.id, GORONTALO – Dugaan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswi saat menjalani bimbingan skripsi menyeret seorang oknum dosen di salah satu perguruan tinggi ternama di Gorontalo berinisial NIW ke ranah hukum. Setelah kasus tersebut mencuat, NIW mendatangi Mapolresta Gorontalo Kota pada Selasa malam.
Kasubsi Penmas Humas Polresta Gorontalo Kota, Ipda Aristia Gani, mengatakan NIW telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan yang diajukan dua mahasiswinya, masing-masing berinisial GG dan SA.
“Korban berjumlah dua orang, berinisial GG dan SA. Terduga pelaku sudah kami amankan di Mapolresta sejak Selasa malam,” kata Aristia, Rabu (21/10/2026).
Dalam pemeriksaan awal, NIW disebut bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya. Meski demikian, polisi masih mendalami keterangan yang diperoleh untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Peristiwa yang dilaporkan itu diduga terjadi di salah satu ruang jurusan di lingkungan kampus. Saat itu, kedua mahasiswi mendatangi NIW untuk berkonsultasi mengenai penyusunan skripsi.
Kasus tersebut mulai terungkap setelah salah seorang korban menghubungi rekannya berinisial F melalui telepon. Dalam percakapan itu, korban disebut menangis dan ketakutan saat menceritakan dugaan tindakan tidak pantas yang dialaminya ketika bimbingan skripsi.
Mendapat kabar tersebut, F langsung menuju kampus untuk menemui kedua mahasiswi. F kemudian mendatangi ruangan NIW guna meminta penjelasan terkait kejadian yang diceritakan korban.
Dalam pertemuan itu, NIW disebut tidak membantah perbuatannya dan sempat menyampaikan permintaan maaf. Namun, kedua korban menolak ajakan untuk kembali bertemu karena merasa takut dan tidak nyaman.
Laporan tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Gorontalo Kota. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pelecehan seksual tersebut.
Polisi selanjutnya akan menentukan proses hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti-bukti yang diperoleh.(Tha)












